Suara.com - Aparat Kepolisian tengah melakukan penutupan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, persisnya depan kantor Komisi Pemilihan Umum, Senin (20/5/2019) malam.
KPU RI sendiri sebelumnya membuka kemungkinan untuk mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional Pemilu dan Pilpres 2019, Senin malam ini.
Pantauan Suara.com di lokasi, aparat kepolisian mulai melakukan penjagaan ketat di sekitar area kantor KPU RI.
Ratusan personel gabungan dari Polri dan TNI terlihat bersiaga pada sejumlah titik area Kantor KPU RI.
Selain itu, pagar kawat besi juga telah terpasang mengelilingi kedua arah Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
Penutupan jalan dilakukan di kedua arah, baik dari arah Bundaran Hotel Indonesia menuju Jalan Imam Bonjol maupun sebaliknya.
Aparat kepolisian lalu lintas pun tampak melakukan pengaturan guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.
Kendati begitu, hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penjagaan ketat dan penutupan arus lalu lintas tersebut.
Baca Juga: Tinggal 2 Provinsi, KPU Dimungkinkan Umumkan Pemenang Pilpres Malam Ini
Untuk diketahui, KPU RI tengah merampungkan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional.
Kekinian, masih tersisa 2 provinsi dari total 34 provinsi. Adapun provinsi yang sedang dilakukan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional yakni provinsi Papua dan Maluku.
Sementara Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, jika proses rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional pada 34 provinsi dan 130 wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) selesai, maka hasil seluruh perolehan suara perserta Pemilu 2019 bisa diumumkan hari ini.
"Bisa (langsung diumumkan)," kata Arief di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).
Tag
Berita Terkait
-
Tinggal 2 Provinsi, KPU Dimungkinkan Umumkan Pemenang Pilpres Malam Ini
-
Rekapitulasi KPU: Jokowi Unggul 348.729 Suara dari Prabowo di Sumut
-
Yusril: Peserta Pilpres Tak Bisa Menyatakan Kecurangan Secara Sepihak
-
Polisi Jatim Gagalkan Keberangkatan 3 Bus Peserta Aksi 22 Mei
-
Situng KPU Sudah 90 Persen, Prabowo Tertinggal 15,66 Juta Suara dari Jokowi
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA