Suara.com - Massa aksi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat di sekitaran kantor Bawaslu RI menggemakan keinginan ganti presiden. Keinginan tersebut disampaikan massa melalui nyanyian lahu 2019 Ganti Presiden.
Pantauan Suara.com, lagu 2019 Ganti Presiden itu dinyanyikan massa sekitar pukul 16.20 WIB.
"2019 Ganti Presiden," ujar orator yang diikuti massa aksi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).
"Kuingin presiden yang cinta pada rakyatnya," sorak massa.
Sebelumnya, keinginan massa untuk mengganti presiden juga dituangkan melalui yel-yel yang meminta Jokowi turun dari kursi jabatannya sebagai RI 1. Yel-yel tersebut digaungkan melalui mobil komando. Orator meneriaki Jokowi harus turun.
Massa yang mendengar kemudian langsung menyauti dengan menyerukan ucapan serupa sambil membentangkan dan mengibarkan bendera merah putih.
"Turun turun turun Jokowi," kata orator.
Berita Terkait
-
Aksi 22 Mei Rusuh, Sejumlah Perkantoran Jakarta Terpaksa Liburkan Karyawan
-
Anies: Jakarta Secara Umum Tertib, yang Ramai di Petamburan dan Thamrin
-
Tanah Abang Ricuh, #TangkapPRABOWO Jadi Trending Topic Teratas
-
Oknum Pendemo Depan Bawaslu yang Terluka Dibawa ke Mapolda
-
Polri Jamin Tak Ada Peluru Tajam Selama Aksi 22 Mei Tolak Hasil Pemilu
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan
-
Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem
-
Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana
-
Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran
-
Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan
-
Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan
-
Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi
-
Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat