“Saya di situ merasa sampai kapan negara kayak gini? Lalu pas Pak Rusli membagikan kue itu, saya berpikir, ini kebaikan loh. Kok nggak saya sampaikan ke teman-teman saya?’ ujarnya.
Andi, yang tumbuh di lingkungan Muslim dan bersekolah di sekolah umum, mengatakan masuk di universitas Kristen telah memperluas pandangannya mengenai orang dengan agama berbeda.
“Di saat itu tiba-tiba viral, saya merasa oh mungkin memang banyak orang yang ingin merasakan (toleransi) kayak gini juga,” jelasnya.
Toleransi Telah Tumbuh Sejak Dulu
Aksi saling berbagi lintas-agama memang sudah mengakar dan hidup di tengah masyarakat Indonesia sejak dulu. Saat Ramadan, masyarakat dari berbagai agama berbondong-bondong memberikan takjil gratis bagi muslim yang berpuasa.
Aksi-aksi seperti ini penting untuk menegaskan keberagaman di tengah menguatnya politik identitas, ujar Hariman Pattianakotta dari Pusat Studi Kebhinekaan dan Perdamaian (PKKP) Universitas Kristen Maranatha.
“Yang Pak Rusli lakukan itu, yang dia juga nggak pikirkan, hal yang bagi dia biasa, lalu kemudian memberi inspirasi karena terpublikasi secara luas di media sosial. Mari kita membiasakan itu, ini hal yang biasa. Indonesia itu ya memang begini.” jelasnya kepada VOA.
Lewat kisah-kisah ini, dia berharap, semakin banyak orang yang mempraktikkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
“Kemudian kita menjadikan hal itu sebagai lifestyle kita, gaya hidup kita yang kita lakukan dalam hidup kita sehari-hari. Mari kita biasakan itu supaya masyarakat dan negara kita menjadi yang sungguh-sungguh aman dan adil untuk semua,” pungkasnya.
Baca Juga: Nyentrik, Kristen Stewart Tampil Tanpa Alis di Fashion Show Chanel Korea
Berita Terkait
-
Dinilai Diskriminasi, Ini Tujuan Wali Kota Ingin Sahkan Perda Kota Religius
-
Kaum Hindu Terdiskriminasi di Bekasi, Tempuh 32 Km untuk Menghadap Tuhan
-
Umat Kristiani Depok Bagikan Takjil ke Pengendara di Jalan Margonda
-
Bikin Haru, Driver Ojol Non Muslim Beri Makanan untuk Klien Buka Puasa
-
Yuk, Ikutan Viral Kebaikan Ini: Berbagi Bersama Driver Ojol
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel
-
Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran