Suara.com - Seorang perempuan bernama Hilda Nurafriani terpaksa harus merayakan Hari Raya Lebaran di penjara karena telah membunuh Muh Nurahmad, lelaki paruh baya yang tak lain merupakan ayah kandungnya.
Polisi meringkus Hilda tak lama setelah peristiwa pembunuhan tersebut. Insiden berdarah itu terjadi di rumah korban di Kelurahan Karang Baru, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (1/6/2019) petang.
"Sudah diamankan di di Polres Mataram," ujar Kabid Humas Polda NTB, Ajun Komisaris Besar Polisi Purnama, Minggu (5/3/2019) kemarin.
Dugaan sementara, motif pelaku membunuh ayah kandungnya karena tak terima dibangunkan korban untuk salat.
Merasa kesal, perawatan yang bekerja du Rumah Sakit Kota Mataram itu lalu mengambil sebilah pisau di dapur. Pelaku lalu melampiaskan amarahnya dengan menghujamkan senjata tajam beberapa kali ke tubuh korban.
"Korban membangunkan pelaku untuk salat Asar, namun pelaku tidak terima dan mengambil pisau dapur lalu menusuk korban di bagian dada, pinggang dan mata," kata dia.
Atas perbuatannya itu, Hilda kini harus meringkuk di penjara. Sedangkan, korban meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit pada malam hari.
Berita Terkait
-
Suami Terduga Pembunuh Istri di Kediri Ditemukan tewas di Kebun Tebu
-
Suami Penggal Istri karena Curiga Selingkuh, Kepalanya Ditenteng ke Polisi
-
Bakar Hidup-hidup Gadis Bangladesh, 16 Orang Dituntut Hukuman Mati
-
Polisi Temukan Beberapa Luka Sayatan di Jasad IRT yang Dibunuh di Kediri
-
IRT Pakai Baju Tidur Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Kamar
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI