Suara.com - Suasana lebaran hari kedua di Kampung Bandan, Pademangan, Jakarta Utara tampak sepi dari tahun sebelumnya. Mereka tidak sempat merayakan Idul Fitri dengan hati gembira di tengah puing kebakaran.
Sebagian warga Kampung Bandan yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran pada 11 Mei 2019 lalu terpaksa merayakan Lebaran di tempat pengungsian akibat tidak memiliki biaya mudik maupun sanak saudara di Jakarta untuk dikunjung.
Salah satu warga, Mudi mengatakan ia bersama istri dan ketiga anaknya batal pulang kampung ke Purwokerto karena uang yang ditabungnya untuk mudik habis dipakai untuk membangun kembali rumahnya.
"Saya kemarin nabung, udah siap tuh uangnya, tinggal beli tiket bis pulang ke Purwokerto, eh pas puasa kebakaran, yaudah lupain dah tuh mudik," kata Mudi kepada Suara.com, Kamis (6/6/2019).
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga toko di salah satu ruko dekat Kampung Bandan itu mengaku bersyukur memiliki atasan yang baik mau memberikannya hunian sementara ketimbang tinggal di posko pengungsian.
"Alhamdullilah saya kerja di ruko depan sana, dikasih tidur di ruko sama bos saya, kalau siang ya kesini bangun rumah lagi pakai duit tabungan mudik tadi," jelasnya.
Seperti diketahui, Mudi salah satu dari 400 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di RT 11, 12, dan 13 RW 05 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2019) siang. Sebanyak 450 bangunan semipermanen dilaporkan hangus dilahap si jago merah.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan membangun kembali Kampung Badan, Jakarta Utara dengan membangun rumah susun, namun hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut terkait rencana itu, bahkan warga mulai membangun kembali hunian semi permanen.
Baca Juga: Korban Kebakaran Kampung Bandan Akan Dipindahkan ke Hunian Sementara
Berita Terkait
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal