Sofyan Jacob menggugat Megawati dan Kapolri Dai Bakctiar ke PTUN. Hasil gugatan, Sofyan Jacob menang di tingkat banding namun ia mencabut gugatannya dengan alasan telah ikhlas.
3. Terlibat Kasus Penyelundupan Mobil Mewah
Sofyan Jacob juga pernah diperiksa oleh kepolisian atas kasus penyelundupan 11 mobil mewah saat masih menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan. Sofyan Jacob menjalani pemeriksaan pada 7 Juni 2002.
Dari hasil pemeriksaan, mobil-mobil mewah tersebut memakai Surat Tanda Nomor Kendaraan palsu.
Setelah ditelusuri, pemilik mobil-mobil tersebut sebelumnya atas nama Sofyan Jacob tanpa dilengkapi dengan dokumen jelas.
Meski demikian, Sofyan Jacob membantah telah melakukan penyelundupan. Saat masih menjabat sebagai Kapolda SUlawesi Selatan, Sofyan Jacob mengaku mengeluarkan plat nomor mobil sebagai nomor bantuan untuk tamu penting.
Mobil tersebut milik importir resmi yang diklaim olehnya dikenal oleh beberapa pimpinan Polri.
Namun, kasus tersebut menghilang begitu saja tanpa ada kelanjutan.
4. Ancam Satpam Pakai Senpi
Sofyan Jacob tercatat pernah mengancam seorang petugas keamanan Perumahan Taman Resort Mediterania, Jakarta Utara bernama Sugeng Joko Sabiran. Korban melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.
Laporan tersebut secara resmi dilakukan pada 8 Agustus 2011 dengan nomor laporan TBL/2753/VIII/2011/PMJ/Dit.Reskrim.Um.
Baca Juga: Eks Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob Tersangka Makar, Dulu Melawan Atasan
Sugeng melaporkan Sofyan Jacob dengan tuduhan pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api.
Tuduhan dari petugas keamanan tersebut dibantah oleh kuasa hukum Sofyan Jacob yakni Julius Sesunan.
Ia mengklaim tidak ada satu pun saksi yang mendengar adanya suara tembakan senjata api saat kejadian berlangsung.
5. Masuk Kubu Prabowo-Sandiaga Uno
Nama Sofyan Jacob kembali muncul ke publik saat keputusan politiknya mendukung capres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga Uno.
Pada 17 Oktober 2018, Sofyan Jacob melakukan deklarasi memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga Uno melalui ormas Gerakan Relawan Rakyat Adil Makmur (Geram).
Sejak deklarasi tersebut, Sofyan Jacob aktif mengikuti berbagai rapat internal tim pemenangan Prabowo - Sandiaga Uno.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri
-
Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!