Suara.com - Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menyebut Tim Detasemen Khusus Antiteror 88 kembali menangkap dua orang terduga teroris di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Senin (10/6/2019). Dua orang terduga teroris tersebut berinisial T dan A.
Asep mengatakan dua terduga teroris yang dibekuk di Kalteng itu masih ada hubungan kerabat dengan empat terduga teroris yang sebelumnya ditangkap di Bekasi, Jawa Barat.
“Beberapa hal yang saya klarifikasi adalah yang di Kalimantan Tengah hanya ada 2 DPO yaitu dengan inisial T dan A diamankan Densus 88,” kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).
Selain membekuk dua orang terduga teroris di Kalteng, Anggota Densus 88 juga menyita beberapa bukti yang menguatkan indikasi adanya niat untuk melakukan aksi teror. Diantaranya alat komunikasi, buku, dan tata cara membuat bom.
"Barang bukti yang diamankan terkait dengan alat komunikasi dan beberapa buku dan juga tata cara pembuatan bom atau juga bahan peledak," jelas Asep.
Menurut Asep, T dan A sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak penindakan di Gunung Salak, Aceh pada 13 Desember 2018 lalu.
Empat teroris yang ditangkap di Bekasi beserta T dan A adalah beberapa orang teroris yang melarikan diri saat penindakan tersebut.
“Ketika terjadi penangkapan di situ tidak semuanya tertangkap para pelaku ini, ada yang melarikan diri ke beberapa daerah. Ada yang ke Bekasi, Jakarta dan Kalteng,” jelas Asep.
Asep menyebut terduga teroris yang sudah berhasil dibekuk itu tergabung dalam kelompok Abu Hamzah. Kelompok tersebut memiliki afiliasi dengan jaringan teroris ISIS di Indonesia, Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Baca Juga: 2 Teroris Ahli Bom Aceh Mengasingkan Diri di Kalteng, Lalu Mau ke Jakarta
"JAD. Abu hamzah yang ada di Indonesia ini," kata Asep.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?