Suara.com - Seluruh jenazah korban kebakaran pabrik mancis rakitan di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Banyuman, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara tepat pukul 03.20 WIB atau Senin (24/6) dini hari akhirnya selesai dikebumikan.
"Keseluruhan korban kebakaran pabrik perakitan mancis (korek api) itu sudah dikebumikan di pekuburan umum yang ada di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai," kata salah seorang warga Sugiono, di Binjai, Senin.
Sebelumnya seluruh jenazah itu dibawa dengan mempergunakan ambulance dari rumah sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara setelah teridentifikasi oleh tim DVI, lalu di sholatkan disana dan dimasukkan ke dalam peti jenazah yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
Tepat pukul 01.53 WIB, Senin (24/6) jenazah pun tiba langsung dibawa ke pemakaman umum untuk segera dikebumikan, di sana sudah menunggu seluruh keluarga korban, langsung pecah isak tangis mereka menyambut kedatangan jenazah keluarganya.
"Tangis keluarga tidak terbendung begitu jenazah tiba dan peti jenazah dimasukkan ke liang lahan mereka satu persatu. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka dan menempatkannya di surga Jannatun Naim, seluruh keluarga tabah menerima cobaan ini," katanya seperti dilansir Antara.
Adapun seluruh korban yang sudah dikebumikan itu terdiri dari Gusliani, Sama Asih, Sri Ramaghani, Yuli Fitriani, Hairani, Alpia, Rita Susanti, Wiwik Herawati, Priskawati Tindaon, Siamini Tindaon.
Selanjutnya Sri Wahyuni, Yunita Saeri, Mia Sahfitri, Ayu Agustina, Sawitri, Nurhayati, Kiki Indah Rahayu, Marlia, Siti KHadijah, Desi Setiani br Sembiring, Rezki Maharani, Santi Bina Br Sembiring dan Rismayani.
Sehari sebelumnya tujuh jenazah juga sudah dikebumikan diantaranya Syifa Oktaviana, Sahmayanti, Rina, Bisma Syahputra, Runisa Syaqila, Vinkza Parisyah dan Zuan Ramadhan.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Korek Api 30 Orang Tewas, Pengusaha Jakarta Ditahan
Berita Terkait
-
Kebakaran di Cibinong, 12 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Tragedi Kebakaran Pabrik Korek Api Binjai, 12 Liang Lahat Disiapkan
-
Bantal Kecil Vinkza dan Syaqila, Anak Korban Kebakaran Pabrik Korek Api
-
Kebakaran Pabrik Korek Api 30 Orang Tewas, Pengusaha Jakarta Ditahan
-
Kebakaran Pabrik Korek Api, 3 Orang Jadi Tersangka Sebabkan 30 Orang Tewas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439