Suara.com - Pemerintah Indonesia sudah, sedang, dan terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dan tenaga kerja nasional. Salah satunya melalui program kerja sama pemagangan.
Hal itu diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat melakukan kunjungan kerja ke perusahaan Eni Italia. Penjajakan kerja sama antara Eni dan pemerintah Indonesia bukan hanya terbatas pemagangan namun juga bidang ketenagakerjaan lainnya.
"Saya harapkan Eni dapat ikut berperan dalam program pemagangan ini melalui penerimaan peserta magang Warga Negara Indonesia (WNI) baik di Eni Milan maupun Eni Indonesia Ltd," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, Milan (21/6/2019).
Selain untuk meningkatkan keterampilan atau skill, program pemagangan ini juga menjadi sarana untuk mentransfer pengetahuan dan pengalaman sebagai bekal kerja dan wirausaha setelah peserta kembali ke tanah air.
"Pemagangan memberikan manfaat bagi perusahaan diantaranya adalah terpenuhi kebutuhan karyawan sesuai persyaratan perusahaan, dan tercapainya peningkatan kompetensi peserta sesuai standar perusahaan," kata Hanif.
Penjajakan kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang, khususnya kerja sama pelatihan, peningkatan keterampilan (upgrading training), dan saling kunjungan antara kedua pihak dalam kerangka pengembangan kapasitas SDM bidang ketenagakerjaan.
"Pertemuan ini dapat menjadi awal kolaborasi yang baik dan potensial antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Italia, khususnya di bidang ketenagakerjaan," kata Hanif.
Kementerian Ketenagakerjaan mendukung agenda prioritas Pemerintah Indonesia 3 tahun ke depan di mana memfokuskan pembangunan dan peningkatan daya saing SDM Indonesia melalui pelatihan vokasi.
"Selain pemagangan, program pendidikan dan pelatihan yang terkait dengan safety, health and environment di Eni dapat menjadi masukan bagi pengembangan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia," kata Hanif.
Baca Juga: Lewat Amnesti Yordania, Kemenaker Pulangkan Pekerja Migran dan Anak-anak
Peningkatan kapasitas manajerial SDM dan optimalisasi aset yang dilakukan oleh ENI Corporate University lanjut Hanif telah memberikan pelayanan terbaik bagi Eni’s corporate identity and employer brand.
"Penjajakan kerja sama ini saya pandang perlu untuk melakukan benchmarking dan belajar tentang apa yang telah dilakukan Eni dalam merekrut talenta berharga, memberikan pelatihan teknis dan manajerial serta mempromosikan identitas perusahaan secara terintegrasi," kata Hanif.
Selain itu, informasi program pendidikan dan pelatihan di Eni juga bermanfaat bagi pengembangan program pelatihan dan sertifikasi kompetensi di Indonesia.
"Pemerintah Indonesia berharap ENI Corporate University dapat berkunjung ke Indonesia dan melihat potensi atau pun peluang investasi, sekaligus membantu peningkatan SDM Indonesia," kata Hanif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
-
Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang
-
Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970