Suara.com - Beredarnya kabar rencana aksi yang bakal digelar Persaudaraan Alumni (Alumni) 212 dengan tajuk 'Halal Bihalal Akbar 212' di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) hingga kini belum diberitahukan secara resmi kepada pihak kepolian.
Hal tersebut dikatakan Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri. Bahkan, Dedi mengaku belum menerima adanya informasi dari Polda Metro Jaya terkait aksi tersebut.
"Belum ada info, sampai hari ini belum ada info dari Polda Metro Jaya," ujar Dedi, Senin (24/6/2019).
Meski begitu, Dedi mengatakan pihak kepolisian sudah mendapat info dari media sosial terkait adanya aksi dari beberapa kelompok. Namun ia menyebut belum menerima pemberitahunan secara langsung.
"Untuk informasi sudah kita dapat dari media sosial. Namun, dari polda metro masih belum mendapat surat pemberitahuan," kata Dedi.
Dedi juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi di MK. Menurutnya, masyarakat bisa menyaksikan putusan persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) melalui siaran di media massa.
Menurutnya kegiatan seperti demonstrasi di sekitaran MK tidak perlu dilakukan. Sebab penanganan sengketa Pemilu di MK merupakan jalur penyelesaian yang konstitusional.
"Mengimbau untuk tidak melakukan mobilisasi massa, pada tanggal 26, 27, 28 (Juni) maupun pasca pada tanggal 29. Seluruh tahapan PHPU di MK itu sudah dilakukan secara konstitusional," pungkas Dedi.
Sebelumnya, Sejumlah kelompok yang getol melakukan aksi massa untuk kepentingan politik, seperti PA 212 dan NPF, dikabarkan bakal menggelar demonstrasi pada tanggal 24 Juni sampai Jumat (28/6) pekan depan.
Baca Juga: PA 212 Demo MK saat Sidang Putusan, Istana: Jangan, Warga Mau Hidup Tenang
Aksi itu digelar persis pada hari-hari menjelang dan saat Mahkamah Konstitusi dijadwalkan mengumumkan putusan mengenai sengketa hasil Pilpres 2019, yang diajukan Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
"Tujuannya untuk menegakkan keadilan, agar yang curang didiskualifikasi MK. Kami ingin mengawal hal itu. Kami tak takut terhadap kepentingan puasa. Apalagi ini aksi superdamai kok seperti sebelum-sebelumnya,” klaim Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin, Kamis lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif
-
KPK Cecar Eks Stafsus Yaqut Soal Aliran Duit USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR
-
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik MBG di Bogor
-
KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
-
Tunggakan Rusun DKI Disorot BPK, DPRD Minta Pemprov Tak Korbankan Warga Miskin
-
Bukti Transfer Diserahkan ke KPK, Aliran Dana Kasus Blueray Cargo Diklaim Tak Bisa Disangkal
-
Kasatgas PRR Tegaskan Hibah Antar Daerah Harus Tuntas Pekan Depan Demi Percepatan Pemulihan
-
Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD
-
Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!
-
ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ