- Ribuan pengikut Tarekat Syattariyah merayakan Idul Fitri 1447 H di Masjid Peuleukung, Nagan Raya, pada Kamis (19/3).
- Penentuan 1 Syawal menggunakan metode Hisab Bilangan Lima yang diwariskan turun-temurun selama lebih dari 200 tahun.
- Bupati Nagan Raya mendorong masyarakat menjaga harmoni meskipun terdapat perbedaan waktu perayaan Idul Fitri dengan pemerintah.
Suara.com - Gema takbir berkumandang lebih awal di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Ribuan pengikut Tarekat Syattariyah terpantau telah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menggelar Shalat Ied berjamaah di Masjid Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, pada Kamis (19/3).
Pelaksanaan Shalat Ied ini dilakukan setelah para jamaah merampungkan ibadah puasa Ramadhan selama 30 hari penuh. Perayaan yang mendahului ketetapan pemerintah ini bukanlah tanpa alasan, melainkan berpegang teguh pada tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di wilayah tersebut.
Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, yang juga merupakan cucu kandung dari ulama kharismatik Aceh, Habib Muda Seunagan, menjelaskan bahwa penetapan 1 Syawal bagi pengikut Tarekat Syathariyah merujuk pada metode Hisab Bilangan Lima.
"Metode ini sudah digunakan secara turun-temurun di Nagan Raya selama lebih dari 200 tahun," ujar Teuku Raja Keumangan kepada wartawan, Kamis.
Menjaga Harmoni di Tengah Perbedaan
Menanggapi adanya perbedaan waktu lebaran dengan pemerintah maupun kelompok masyarakat lainnya, Bupati yang akrab disapa TRK ini menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah sebuah persoalan. Menurutnya, keberagaman metode dalam menentukan hari besar Islam adalah bagian dari kekayaan tradisi di Nagan Raya.
Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap saling menghargai dan menjaga keharmonisan.
"Di Nagan Raya ini sudah biasa, tidak ada masalah karena sudah berlangsung ratusan tahun. Ada yang menggunakan metode rukyah, ada yang hisab. Bahkan di tingkat nasional pun perbedaan sering terjadi," tambahnya.
Teuku Raja Keumangan menekankan bahwa penetapan Idul Fitri yang lebih awal ini adalah potret nyata kekayaan tradisi religius di Aceh yang terus dijaga kelestariannya. Warisan dari para ulama terdahulu ini tetap hidup dan dipraktikkan oleh para pengikutnya hingga generasi saat ini. (Antara)
Baca Juga: Salat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Membaca Apa? Ini Lafal dan Tata Caranya
Berita Terkait
-
Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran
-
Ustaz Yusuf Mansur Umumkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026, Simak Dasar Penetapannya!
-
Penyintas Banjir dan Longsor di Aceh Mulai Bangkit Sambut Idul Fitri
-
Khutbah Idul Fitri 2026 NU yang Menyentuh Hati
-
Link dan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Hotel Sultan Sudah Dieksekusi Negara, Akan Diubah Jadi Apa?
-
Lawan Politik Uang! PKB Bidik Ambang Batas hingga E-Voting di Revisi UU Pemilu
-
Bukan Cuma Sony Sonjaya, Kejagung juga Periksa 6 Saksi Dugaan Korupsi MBG
-
Kemnaker Hubungi 100 Lulusan Difabel Satu per Satu untuk Ikut Program Magang Nasional
-
'Kami Memanusiakan Mereka', Janji Setneg Jamin Nasib Eks Karyawan Hotel Sultan Usai Diekseskui
-
DPRD DKI Dorong Penuntasan Program Penanganan RW Kumuh
-
KPK dan OJK Sepakat Tangani Bersama Kasus Korupsi di Sektor Keuangan
-
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Pemerintah Janjikan Perlindungan bagi Karyawan
-
DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan
-
Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Tuntas, Gus Ipul Soroti Pentingnya Dukungan Pemda