Suara.com - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin, Raja Juli Antoni memberikan pandangannya soal hasil keputusan sidang sengketa gugatan Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Raja Juli mengklaim akan siap menerima kekalahan meskipun optimis Jokowi - Maruf Amin tetap menang di MK.
Pihak Jokowi - Maruf Amin menjadi pihak terkait dalam sidang gugatan sengketa Pilpres 2019. Ia mengaku siap mendengarkan keputusan MK yang akan diumumkan pada Kamis, 27 Juni mendatang.
"Kamis pukul 12.30 WIB, MK akan bacakan keputusan. Saya dan TKN optimis menang. Sama BPN begitu juga begitu. Semoga TKN dan BPN tentu saja dua kandidat bersedia menerima apapun hasil MK karena bersifat final dan mengingat. Setuju?," kata Antoni dalam akun Twitternya @AntoniRaja pada Selasa (25/6/2019).
Menurutnya, Majelis Hakim MK akan memutuskan hasil secara adil. Apapun hasilnya, Juli mengaku akan siap apabila Majelis Hakim MK memutuskan untuk mengabulkan permohonan Prabowo - Sandiaga meskipun dirinya optimis kalau Jokowi - Maruf Amin tetap menjadi pemenanganya.
"Adil dalam konsep negara konstitusi adalah yang diputuskan oleh hakim MK. Bukan adil yang subjektif menurut saya dan Anda. Saya siap kalah meski optimis menang," tandasnya.
Berita Terkait
-
Ma'ruf Amin: Semua Pihak Harus Bisa Menerima Apapun Putusan MK
-
Gerindra Akan Tentukan Koalisi atau Oposisi Setelah Putusan MK
-
Ketum Golkar: Penambahan Koalisi Jokowi Diputuskan Setelah Putusan MK
-
MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres 27 Juni, TKN Senang Lebih Cepat
-
Minta Pendukung Tak Aksi Jelang Putusan MK, BPN: Berdoa di Tempat Ibadah
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh