Suara.com - Politisi PSI, Guntur Romli menyindir Gubernur Anies Baswedan yang memberikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk bangunan di Pulau Reklamasi, Teluk Jakarta. Anies memberikan izin dengan dalih lokasi tersebut bukan sebagai pulau melainkan pantai.
Menurut Romli, ungkapan pulau reklamasi itu sebelumnya digunakan Anies saat Pilkada untuk menyerang saingannya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dalam video yang dicuitkan ulang oleh Romli, Anies menyebut lokasi reklamasi sebagai pulau-pulau.
"Dulu @aniesbaswedan menyebut itu sebagai pulau-pulau, dipake alat untuk menyerang Ahok saat pilkada DKI," cuit Romli melalui akun twitternya @GunRomli, Senin (24/6/2019).
Romli mengatakan Anies memberikan IMB dengan dalih menyebut lokasi reklamasi sebagai pantai bukan pulau. Tindakan Anies yang tidak sesuai saat Pilkada ini disebur Romli sebagai 'goyang lidah' untuk berbohong.
"Kini Anies melegalkannya dengan kasih IMB dan istilah diganti pantai, ini goyang lidah Anies untuk berbohong," jelas Romli.
Sebelumnya, saat menghadiri halal bihalal Partai Gerindra DKI di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2091) Anies menyebut lahan reklamasi di Teluk Jakarta itu adalah pantai bukan pulau seperti yang digaungkan selama ini.
Anies mengambil contoh Pantai Indah Kapuk, Mutiara, dan Ancol yang merupakan lahan reklamasi tapi disebut pantai bukan pulau.
Baca Juga: Anies: Lahan Reklamasi Jakarta Tak Masuk Raperda Zonasi Pulau
Berita Terkait
-
Anies: Lahan Reklamasi Jakarta Tak Masuk Raperda Zonasi Pulau
-
Didemo karena Terbitkan IMB di Pulau Reklamasi, Anies: Itu Hak Warga Negara
-
Ogah Gubris soal IMB Reklamasi, Luhut: Biar Gubernur yang Urus
-
Gugat Anies soal IMB Reklamasi, Mahasiswa Aksi Jalan Mundur ke Balai Kota
-
Soal IMB Reklamasi, Taufik Gerindra: Seluruh Kader Harus Dukung Anies
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta