Suara.com - Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan penangkapan empat turis di Malaysia.
Bukan tanpa alasan, empat turis ini ditangkap usai mengikuti festival cosplay.
Dilansir Suara.com dari laman Sora News 24, Kamis (4/7/19) tiga turis perempuan tersebut berasal dari Jepang sedangkan satu pria merupakan turis Spanyol.
Keempatnya ditangkap karena mengikuti pertunjukan dalam sebuah festival tanpa izin yang sesuai.
Mereka disebutkan hanya menggunakan visa turis saat berada di Malaysia.
Cosplay atau cosplayer sendiri merupakan budaya Jepang yang menghadirkan seseorang dengan pakaian dan dandanan mirip karakter dalam film atau komik.
Seiring berjalannya waktu, hobi ini mulai menjamur di Asia Tenggara.
Empat turis tersebut diamankan oleh pihak berwenang dalam sebuah acara festival berjudul "Geek Summit" yang digelar pada Minggu (30/6/19) lalu di Kota Shah Alam.
"Mereka datang ke Malaysia menggunakan visa turis, tapi mereka dandan dan melakukan penampilan tanpa izin," ungkap Mohamad Sukri Nawi salah seorang pejabat senior imigrasi kepada AFP.
Baca Juga: Cosplay Jadi Superhero, Cara Atta Halilintar Pegang Pedang Dikritik
Malaysia sendiri memiliki sebuah aturan bahwa, warga asing yang ikut serta dalam pertunjukan seni di negara itu wajib memegang izin dari lembaga pemerintah.
Diketahui, empat cosplayer yang ditahan ini berusia 28 hingga 41 tahun.
"Apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum imigrasi, empat turis ini terancam sanksi denda sampai dengan deportasi," imbuh Mohamad Sukri.
Bukan yang pertama kali, kasus penangkapan turis saat mengikuti festival cosplay ini pernah terjadi sebelumnya.
Bulan Maret lalu, turis asal Jepang, Thailand, Hongkong dan Singapura ditahan usai mengikuti festival cosplay di Kuala Lumpur tanpa memegang izin yang sesuai.
Wah, jika Anda seorang cosplayer ada baiknya mengantongi izin resmi terlebih dahulu ya sebelum mengikuti festival di negara mana pun termasuk Malaysia.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Berpotensi Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF 2026
-
Efek Skandal Naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgano Pertimbangkan Pensiun
-
Bak Bumi dan Langit, Perbandingan Sanksi Lawan Arah di Indonesia dan Malaysia Lengkap dengan Denda
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov