Suara.com - Warga Dusun III Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bergadai (Sergai) Sumatera Utara dihebohkan dengan temuan mayat yang menggantung di lingkungan SMP 1 Tanjung Beringin pada Jumat (12/7/2019).
Korban yang diketahui bernama Muhammad Idris (24) merupakan warga Dusun I Desa Nagur.
Jasad Idris kali pertama ditemukan seorang warga sekitar, Adek Jerontol. Saat itu, Adek mengira ada maling yang tewas. Namun setelah diperiksa ke lokasi bersama penjaga SMP tersebut, Hamdani, malah menemukan jasad Idris yang menggantung.
Mengetahui ada mayat menggantung Adek dan Hamdani memanggil warga sekitar untuk membantu evakuasi jasad tersebut dan melaporkannya kepada kepolisian terdekat.
Kasatreskrim Polres Sergai AKP Hendro Sutarno mengemukakan dari hasil penelusuran, berdasar keterangan orang tua korban, Idris sejak duduk di bangku SMP sudah menghirup lem, sehingga sering bertingkah laku tidak normal layaknya orang lain.
Dari jasad korban sendiri, sambung Hendro, tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan fisik lainnya.
"Jasad koran sudah diperiksa, tidak ada tanda kekerasan, terus saat akan dilakukan pemeriksaan medis ke RS pihak keluarga keberatan dan mengikhlaskan persitiwa tersebut", ujarnya seperti dilansir Kabarmedan.com - jaringan Suara.com.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Mau Diajak Makan, Orang Tua Syok Hairul Tewas Gantung Diri di Kusen
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Geger Pria Tunawicara Akhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri
-
Sebelum Ditemukan Tewas Menggantung, Eman Sempat Pamit Bikin SIM
-
3 Hari Tak Pulang Usai Pamit Bikin SIM, Eman Gantung Diri di Pohon Mangga
-
Warga Sukorejo Digemparkan Temuan Jasad Menggantung di Pohon Sirsak
-
Kabur Saat Ingin Dirukiah, Warga Boyolali Ditemukan Tewas Gantung Diri
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?