Suara.com - Siswa SMP di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, berinisial MRF mengalami gangguan jiwa karena kerap dirisak dan dipalak oleh sesama siswa di sekolah.
Bocah berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku kelas 9 ini kekinian sudah diajak berkomunikasi dan banyak terdiam.
Covesia.com—jaringan Suara.com, Senin (16/7/2019), yang menyambangi kediaman MRF di Jorong Koto Tongah, Kenagarian Lubuk Batingkok, Kecamatan Harau bertemu langsung dengan dia dan orang tuanya, M Syukri.
Penuturan Syukri, keterbelakangan mental yang dialami oleh anaknya ini sudah berlangsung selama satu bulan, tepatnya sejak Selasa (18/6/2019).
Saat itu, Syukri yang baru pulang sekolah terlihat bermenung di rumah. Karena merasa aneh pada pandangan MRF yang bermenung terlalu jauh dan lama, Syukri bertanya perihal masalah yang dialami anaknya.
Awalnya, MRF tidak mengaku ada masalah. Namun setelah dipaksa, akhirnya dia menceritakan secara detail persoalannya di sekolah, yang kerap dirisak dan dipalak oleh teman satu sekolah.
Kejadian itu sudah berlangsung selama 2 tahun, tepatnya sejak ia masuk ke SMP Negeri 1 Harau.
Mendengar hal itu, Syukri sedikit kesal dan ingin mendatangi pihak sekolah keesokan harinya.
Namun, sore hari, saat Syukri berada di ladang, ia dipanggil oleh kerabatnya dan memberi kabar bahwa anaknya mengamuk dan membanting barang-barang yang ada di rumah.
Baca Juga: Dua Pemotor Ngotot Ingin Lewat Jalur Busway, Yamaha Nmax Kena Bully Lagi
Di situlah, Syukri berkesimpulan inilah puncak tekanan batin anaknya yang merasa tertekan selama dua tahun belakangan dan sudah mengalami depresi yang berujung gangguan jiwa.
“Saya yakin dan seyakin-yakinnya, anak saya ini stres karena mengalami tekanan akibat terus dibully dan diperas oleh teman sekolahnya. Sebelum mengamuk, ia menceritakan semuanya kepada saya,” jelas Syukri kepada Covesia.com di kediamannya di Lubuk Batingkok.
Sementara itu, Covesia.com yang mencoba mengkonfirmasi ke pihak SMP Negeri 1 Harau belum membuahkan hasil.
Saat mendatangi SMP Negeri 1 Harau, lingkungan sekolah kosong karena sudah pukul 15.15 WIB.
Kemudian saat ditanya nomor telepon kepala sekolah dan wali kelas MRF kepada guru-guru yang ada di sekolah, mereka mengaku tidak hapal.
Kekinian, Covesia.com tengah berupaya mendapatkan konfirmasi dari kepala Sekolah SMP Negeri 1 Harau, Yusuf Lubis.
Berita Terkait
-
Ridwan Saidi: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Cuma Gimik
-
Viral Video Pengeroyokan Remaja Perempuan, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Surganya Para Penyelam, Menyisir Pulau Cubadak di Sumatera Barat
-
Isap Rokok Sambil Kendarai Sepeda Motor, Ramli Tewas Terbakar
-
Dikabarkan Segera Menikah, Ini 5 Potret Liburan Seru ala Syamsir Alam
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI