Starbucks pun dikabarkan juga sudah berencana untuk tidak menggunakan sedotan plastik di semua gerainya di tahun 2020.
Meskipun sempat pula diberitakan pada 2016, beberapa anak kecil mengalami luka robek pada mulut bagian dalam akibat sedotan logam di gerai kopi tersebut.
Penolakan penggunaan sedotan logam (stainless)
Itu tadi seruan untuk penolakan sedotan plasti. Sementara seruan untuk menolak sedotan logam datang dari para penyandang disabilitas.
Aktivis penyandang disabilitas menilai seruan penolakan sedotan plastik berdampak pada mereka.
Banyak orang berkebutuhan khusus membutuhkan sedotan plastik di keseharian mereka.
Mereka menilai bila sedotan plastik sampai "diharamkan" maka itu akan mencederai hak asasi.
"Saya menggunakan sedotan plastik karena tidak sanggup minum langsung dari gelas," tulis pengguna Twitter dengan akun @SFdirewolf (Alice Wong).
"Ditambah lagi, sedotan plastik tidak meleleh saat saya mengonsumsi minuman panas, tidak seperti sedotan organik lainnya (compostable straw)," imbuhnya.
Baca Juga: Gara-gara Sedotan Stainless, Hidup Wanita Ini Berakhir Tragis
Alice Wong yang juga Founder dan Director dari Disability Visibility Project ini mengatakan bahwa ia tidak bermaksud untuk menolak aksi mengurangi sampah ini, namun ia berharap ada hal yang lebih solutif dari pada menghilangkan sedotan plastik.
"Inilah susahnya hidup di lingkungan yang dari awal tak pernah didesain untuk ramah pada kami (penyandang disabilitas). Kami harus berjuang sendirian untuk membela hak-hak kami," pungkas Wong.
Kasus di Indonesia
Di Indonesia sendiri, sempat pula viral kisah pengemudi ojek online (ojol) yang mendapat rating buruk karena membawa sedotan.
"Udah dipesen nggak usah pakai sedotan malah dibawain juga, kan nggak jadi menyelamatkan bumi, hadeh." ujar pelanggan tersebut.
Hal itu berujung pada rating tiga dari pelanggan kepada ojol.
Pernyataan dari si pelanggan tersebut rupanya cukup disayangkan oleh warganet yang beberapa menyebut oknum pelanggan ojol tersebut sebagai 'Social Justice Warriior' (SJW). Warganet menilai bahwa alasan dari pelanggan tersebut terlalu sepele dibandingkan rating buruk yang diberikan. Berikut beberapa komentar di antaranya.
"Kalau nggak mau sedotan beli sendiri nggak usah pakai ojol yaelah. Kantong dan gelasnya juga masih plastik. Menjaga bumi nggak cuma mengurangi sedotan plastik," ujar @tihse.
"Mau menyelamatkan dunia tapi nggak sadar dunia orang lain dihancurin," tulis @faizndr_ mengomentari salah satu unggahan di Twitter terkait ojol yang mendapat rating buruk karena membawakan sedotan plastik.
Berita Terkait
-
Kemnaker Perkuat Pelatihan dan Perluas Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
-
Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Wujudkan Aset Impian dengan Mudah di BRI Info Lelang
-
Pernah Jalani Ibadah Haji, Witan Sulaeman Pamer Tato Macan, Rizky Ridho: Aman untuk Sholat
-
Dividen BUMN Tak Masuk Kas Negara, Diputar untuk Gerakkan Program Prabowo
-
Keceriaan HUT RI di Balik Jeruji Lapas Cipinang: Lomba Makan Kerupuk hingga Tahan Tawa
-
Dugaan Pengaturan Skor di Piala AFF 2026, Satgas Antimafia Didesak Usut Tuntas
-
Microsleep Sang Sopir Pikap Menghentikan Langkah Kecil Bocah Asal Malang Selamanya
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
TVS Indonesia Edukasi Keselamatan Jalan Raya dengan Bagikan Ratusan Helm Anak
-
Siap-Siap War! The Script Bakal Konser di Indonesia Arena GBK Tahun 2027, Tiket Mulai Rp650 Ribuan