Suara.com - Perseteruan antara maskapai Garuda Indonesia dengan Youtuber Rius Vernandes berakhir dengan jalan damai. Namun, meski keduanya sepakat islah, Garuda Indonesia belum secara resmi mencabut laporan terhadap Rius di kepolisian.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bandara Soekarno Hatta, Ajun Komisiaris Polisi Alexander Yurikho mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan lantaran kubu Garuda belum mencabut laporan terhadap Rius.
"Proses perdamaian atau mediasi antar mereka terkabar sudah berlangsung. Tapi Pelapor mencabut secara resmi ke Polresta Bandara belum ya," ujar Alex kepada Suara.com, Jumat (19/7/2019).
Alex menerangkan, pihaknya bakal menghentikan kasus tersebut seusai pihak pelapor mencabut laporannya.
"Kalau memang pelapor mencabut laporannya secara resmi," sambungnya.
Sebelumnya, pihak Garuda dan Youtubers Rius sepakat setelah kedua yang berseteru itu melakukan pertemuan di JJ Royal Coffee, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, hari ini.
Dalam proses mediasi ini, turut hadir Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Rius Vernandes, Ketua YLKI Tulus Abadi dan pengacara Hotman Paris Hutapea sebagai mediator.
Kesepakatan kedamaian ini juga setelah banyaknya kehebohan di sosial media dan media massa.
"Saya memastikan bahwa untuk beberapa hari ini sudah heboh. Terima kasih semua pihak membantu cara ini," kata Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, di JJ Royal Coffee, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).
Baca Juga: Damai dengan Garuda, Rius Vernandes Akan Diperlihatkan Cabin Crew Berkebaya
Perdamaian ini juga dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Rius Vernandes dengan Ketua Serikat Pekerja Garuda (Sekarga) Tommy Tammpati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
-
Trump Undang RI Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace, Prabowo Datang?