Suara.com - Warga China baru-baru ini dibuat geram dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan turis asing makan di dalam kereta.
Video turis makan di dalam kereta ini diunggah oleh salah seorang pengguna Weibo Spoengpiepy belum lama ini.
Dilansir Suara.com dari laman Nextshark, Jumat (19/7/19), peristiwa tersebut terjadi di stasiun Nanjing Metro, provinsi Jiangsu, China.
Saksi mata mengatakan bahwa petugas sama sekali tidak menegur turis yang melanggar peraturan itu.
Padahal jelas-jelas, makan di gerbong kereta bawah tanah sangat dilarang.
Tak jauh dari lokasi turis tersebut makan, ada seorang pria yang ketahuan petugas sedang meminum susu di kereta.
Dengan sigap, petugas di dalam kereta api mengenakan sejumlah denda pada pria yang merupakan warga lokal itu.
Alhasil, sikap dari petugas kereta ini dipertanyakan oleh para warganet dan cukup membuat banyak khalayak geram.
Mereka menyebut bahwa turis mendapatkan hak istimewa di dalam kereta.
Baca Juga: Punya Tabiat Buruk, Turis Lokal Dilarang Makan di Restoran Ramen Ini
"Ketika saya berada di dalam kereta, bahkan saya tak bisa meminum air matang," ungkap salah seorang pengguna Weibo.
"Ini jelas merupakan pelanggaran terhadap kebijakan larangan makan di kereta. Mereka harusnya diperlakukan sama," imbuh pengguna Weibo lainnya.
Menanggapi berita tersebut, pihak Nanjing Metro mengatakan bahwa pada situasi tersebut petugas kebingungan untuk menegur karena hambatan bahasa yang berbeda.
Kereta bawah tanah Nanjing Metro sendiri diketahui memberikan denda sebesar 20-100 yuan untuk penumpang yang ketahuan melanggar makan di dalam gerbong.
Mereka juga berjanji untuk memperbaiki serta meningkatkan pelatihan kepada para petugas untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa di kereta.
Berita Terkait
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual 60 Persen di KAI Daop 1, Cek Sisa Kursi Sebelum Kehabisan!
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
-
China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya
-
Harga Minyak Naik, Purbaya Klaim Utang Kereta Cepat Whoosh Tak Bebani APBN
-
Tiket KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Ludes 625 Ribu, 18 Maret Jadi Tanggal Favorit
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat!
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!
-
Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas
-
PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK
-
Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini
-
Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
-
Pejabat hingga Ulama Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Quraish Shihab Beri Tausiah!
-
Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut