Suara.com - Sesosok jenazah pria ditemukan di lemari pendingin sebuah supermarket yang ada di Iowa, Amerika Serikat belum lama ini.
Setelah diidentifikasi, jenazah tersebut diketahui bernama Larry Ely Murillo-Mocanda yang menghilang sejak 28 November 2009.
Sebelum meninggal, Larry Ely Murillo-Mocanda yang saat itu berumur 25 tahun bekerja di No Frills Supermarket di Council Bluffs, Iowa, Amerika Serikat.
Namun, ia diaporkan oleh orantuanya kabur dari rumah setelah marah besar. Kasus ini kembali terungkap, setelah seorang pekerja menemukan jenazah di supermarket pada Januari lalu.
Dikutip dari laman Express.co.uk, para petugas mencoba membuka lemari pendingin yang sudah ditutup sejak tiga tahun.
Alhasil, mereka menemukan mayat yang terhimpit di antara lemari pendingin dan dinding.
Tak lama, polisi langsung mencocokkan DNA korban dengan orangtua. Hasilnya jenazah tersebut diidentifikasi sebagai Marry Ely Murillo-Mocanda.
Setelah kabur dari rumah, korban melarikan diri dan naik ke atas lemari pendingin. Apes dia terjatuh dan terjebak di lemari pendingin.
Diduga, korban sempat minta pertolongan tapi tak bisa didengar oleh orang lain karena lingkungan supermarket terlalu bising.
Baca Juga: Nikita Mirzani Pandangi Jenazah Seorang Wartawan Sambil Menangis
Berdasarkan hasil autopsi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah. Meninggalnya Marry Ely Murillo-Mocanda murni disebabkan oleh kecelakaan.
Sebelumnya, banyak orang yang mengaku sering mencium bau aneh di sekitar supermarket. Keluhan tersebut akhirnya terjawab setelah ditemukannya jenazah Marry Ely Murillo-Mocanda.
Berita Terkait
-
Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya
-
Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar
-
Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon
-
Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya
-
Inovasi Unik dari Lombok Timur: Budidaya Madu Trigona di Atas Pohon Mangrove Tengah Laut
-
Tak Terima Ditegur 'Ngintip' Adik Ipar Mandi, Pemuda di Cakung Bacok Kepala Kakak Kandung!
-
Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz
-
Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar
-
Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia
-
Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon
-
TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi
-
Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran