Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan beberapa topik obrolannya saat bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh. Salah satu pembahasannya adalah mengenai pengalaman Surya Paloh sendiri.
Menurut Anies, Surya Paloh adalah salah satu politisi paling berpengalaman dibandingkan politisi lain. Karena itu Anies mengaku bisa belajar banyak hal dari Surya Paloh.
“Mungkin diantara pimpinan partai yang record paling lama di wilayah politik ya pak Surya Paloh,” ujar Anies di Hotel Borobudur, Kamis (26/7/2019).
Anies menyebut Surya Paloh sudah berpolitik sejak usia 18 tahun. Saat makan siang bersama pada 22 Juli lalu di kantor DPP Nasdem, Anies mendengar kiprah Paloh berpolitisi hingga sekarang.
“Dari usia 18 tahun (Surya Paloh) jadi Caleg, sekarang 68 tahun. Jadi kemarin saya dapat mendengar pengalaman beliau, hikmah hidup. Jadi ngomong santai,” jelasnya.
Anies menyebut selama pertemuan tidak sama sekali membahas mengenai dukungan kepada dirinya sebagai Calon Presiden (Capres). Menurutnya ungkapan Surya Paloh yang menyatakan mendukung Anies karena ditanya oleh awak media.
“Beliau ngundang saya untuk ngobrol makan siang dan seperti yang biasa-biasa saja kita di dalam juga nggak ngobrolin 2024. Itu kan pertanyan teman-teman (media) semua,” pungkasnya.
Sebelumnya, Surya Paloh disinggung mengenai dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menjadi Calon Presiden (Capres) pada tahun 2024 mendatang. Paloh menegaskan memiliki niat untuk mendukung Anies menjadi Capres.
Hal itu diungkap Paloh usai melakukan pertemuan di kantor DPP Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat. Menurutnya untuk pencalonan tersebut, nantinya ia menyerahkan keputusannya kepada Anies.
Baca Juga: Anies Baswedan Diancam Dibunuh, Belum Niat Lapor Polisi
"2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ (mendukung sebagai Capres), semua niat baik harus terjaga asal baik," kata Paloh usai pertemuan, Kamis (24/7/2019).
Berita Terkait
-
Proyek Giant Sea Wall Lanjut, Anies: Tanggul Pesisir Pantai yang Penting
-
Pengamat: Sikap Idealis Bikin PSI Susah Eksis
-
Anies Baswedan Diancam Dibunuh, Belum Niat Lapor Polisi
-
Analis: Anies Hanya Pancingan Nasdem Gaet Kandidat Lain untuk Capres 2024
-
Beredar Video Ancaman Akan Dibunuh, Anies: Masyarakat Bisa Menilai
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI
-
Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah
-
Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?