Suara.com - Aksi membuat kesal ditunjukkan pesepeda motor yang nekat menerobos jalur busway. Ia ngotot setelah dihadang petugas polisi.
Video tentang pria itu awalnya dibagikan oleh akun @ardibhironx pada Kamis (25/7/2019) dan sekarang viral di dunia maya.
Dalam video berdurasi 2.20 detik itu, tampak seorang petugas polisi menghadang pemotor berjaket hitam yang melanggar lalu lintas dengan menerobos jalur busway.
Namun, saat petugas mengingatkan kesalahan pria itu justru terjadi adu mulut di antara keduanya.
"Bapak harus disiplin lalu lintas, udah ada rambu-rambu, udah ada Perdanya, di sana sudah diatur," kata petugas kepada pemotor berplat F.
Pemotor itu tidak bisa menerima alasan dari petugas tersebut. Ia malah menyalahkan petugas polisi yang tidak berjaga jalur busway.
"Sekarang pertanyaan saya adalah, kenapa petugas tidak ada di depan," ujarnya.
Tak ayal jawaban tersebut langsung ditanggapi petugas. Ia kembali menegaskan bila ada aturan yang melarang pengendara menerobos jalur busway.
"Loh biarpun tidak ada petugas, Perdanya sudah mengatur. Sudah ada undang-undangnya. Anda ngeyel," tandas petugas.
Baca Juga: Dua Pemotor Ngotot Ingin Lewat Jalur Busway, Yamaha Nmax Kena Bully Lagi
Namun pemotor itu lagi-lagi tidak terima, ia kemudian memberi jawaban yang tidak masuk akal.
"Bukan ngeyel pak, saya minta tanggung jawab aja," timpalnya.
Adu mulut yang terjadi antara petugas dan pemotor itu terjadi cukup panjang sampai membuat jalur busway tersendat. Seorang petugas polisi lainnya terlihat turun tangan menghadapi pemotor ngotot itu.
Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 287 tentang Lalu Lintas dan Angkutan, pengendara yang menerobos jalur busway bisa dihukum dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan dan didenda Rp 500.000.
Berita Terkait
-
Salah Masuk Konser, Cewek Ini Terdiam Tak Tahu Harus Apa
-
Viral Lulusan UI Protes Gaji Rp 8 Juta, Sujiwo Tejo Beri Nasihat Bijak
-
Kondisi Bilik Warnet Ini Miris Sekali, Penuh Debu dan Sarang Laba-laba
-
Polisi Diseret Mobil yang Mau Ditilangnya, Ponsel Sampai Jatuh Terlindas
-
Tuai Kontroversi, Pria Ini Jual Ginjalnya Demi Beli Mobil
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!