Suara.com - Anak-anak yang dulunya tinggal di gubuk liar wilayah Lokalisasi Kalijodo memanfaatkan pendidikan informal gratis yang disediakan oleh sekelompok orang di kolong Tol Jembatan Kali Lima, Jakarta Barat, Jumat.
Pendidikan informal seperti pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Seni Lukis itu diberikan oleh kelompok orang “Kalijodo Kita”.
"Iya mereka les, anak-anak saya juga ikutan belajar di sana,” kata Buang, pemilik gubuk liar di kolong tol, saat ditemui Antara, Jumat (26/7/2019).
Pendidikan informal tersebut berlangsung sekali dalam seminggu, yaitu tiap Jumat mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WIB yang dibagi menjadi tiga kelas tanpa sekat.
Lili Santoso, salah satu pengajar, mengatakan bahwa seluruh kebutuhan selama proses belajar mengajar diperoleh dari patungan anggota “Kalijodo Kita” yang terdiri dari para siswa SMP hingga SMA.
"Pengajar hampir semuanya berasal dari SMP dan SMA dekat sini. Kalau biaya kita patungan seperti pensil warna, alat tulis, buku,” katanya.
Ia melanjutkan, anak-anak memiliki semangat yang tinggi untuk mengikuti program belajar bersama tersebut.
"Banyak yang ikut, mereka antusias. Sering sampai 50 orang, kalau lagi libur sekolah baru sekitar 30 orang,” katanya.
Seperti yang dikatakan oleh Dyah, seorang bocah berumur 10 tahun yang mengikuti pendidikan informal itu, bahwa ia sangat bersyukur dengan adanya belajar bersama itu.
Baca Juga: Tak Cuma di Bundaran HI, HUT DKI Jakarta Juga Dirayakan di Kalijodo
"Gratis jadi saya bisa datang langsung belajar, enggak perlu minta bapak uang,” katanya.
Selain Dyah, Kevan dan Kevin yang merupakan anak kembar berumur 5 tahun mengaku bahwa mereka senang karena sebelumnya tidak ada yang mengajak mereka untuk belajar bersama.
"Senang karena bisa mewarnai terus banyak teman-teman juga," kata Kevin.
Berita Terkait
-
Tak Cuma di Bundaran HI, HUT DKI Jakarta Juga Dirayakan di Kalijodo
-
LIVE: Detik-detik Penyerahan Obor Asian Games di RTH Kalijodo
-
LIVE: Kemeriahan Pawai Obor Asian Games di RTH Kalijodo
-
RPTRA Kalijodo Tampak Tak Terurus, Ini Penjelasan Lurah Angke
-
Tampak Tak Terawat, RPTRA Kalijodo akan Ditanami Pohon
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang DIY, Satu Warga Kulon Progo Tewas Tersambar Petir
-
Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kapan Tersangka Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Disidang?
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang