3. DPR minta cek rekam jejak
Anggota Komisi I DPR RI Supiadin menyebut Enzo Zenz Allie bakal dikeluarkan dari taruna Akmil TNI jika memang ada indikasi keterlibatan dirinya dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Dugaan taruna Akmil keturunan Prancis terindikasi HTI itu menguat setelah beredar foto seorang pria mirip Enzo yang tengah membawa bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid.
Supiadin mengatakan, untuk membuktikan hal tersebut benar atau tidak, perlu mendalami rekam jejak Enzo beserta keluarga.
"Mungkin yang perlu didalami adalah track record yang bersangkutan dan keluarganya, termasuk laporan-laporan dari masyarakat. Kalau nanti di kemudian hari selama mengikuti pendidikan taruna ternyata ada laporan-laporan negatif tentang yang bersangkutan, maka yang bersangkutan bisa saja dibatalkan atau dikeluarkan dari pendidikan," kata Supiadin kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).
4. Bantahan dari TNI
Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Sisriadi menegaskan jika taruna Akmil keturunan Prancis bernama Enzo Zenz Allie tidak terpapar radikalisme. Hal itu diungkap Sisriadi menangapi beredarnya foto mirip Enzo yang bawa bendera tauhid.
Musababnya, setiap taruna Akmil yang hendak mendaftar harus melaui serangkaian seleksi. Salah satunya seleksi mental ideologi.
"Jadi itu sudah kami lakukan semua. Kalau masalah terpapar itu banyak orang terpapar. Mungkin mereka memberikan pendapat-pendapt tentang apa gitu," sambungnya.
Baca Juga: Ramai Diberitakan Terpapar HTI, Kepala SMA Al Bayan: Enzo Jelas Pancasilais
Meski demikian, kata Sisriadi, pihaknya akan tetap membuktikan kebenaran ihwal foto Enzo di media sosial. Andai kata hal tersebut benar, pihaknya akan memberikan perhatian khusus, yakni sistem deradikalisasi.
"Kami buktikan dulu dia (Enzo) terpapar atau tidak. Nanti kami dalami, andai kata iya ya, kami berikan perhatian khusus. Kami kan punya sistem deradikalisasi," jelasnya.
5. Eks Kepsek SMA pastikan Enzo Pancasilais
Pihak SMA Boarding School Al Bayan memastikan Enzo Zenz Allie bukan pengikut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), seperti yang ramai diinformasikan melalui media sosial (medsos).
"Saya tersenyum (membaca postingan di medsos). Sebagai lembaga (pendidikan) prinsip kami Aswaja dan NKRI harga mati. Kita kirim (siswa) ke Paskibra kecamatan (Anyer) dan belajar PPKN. Saya kira sih Enzo bersih. Jadi sangat kontradiktif (dengan postingan di medsos)," kata Kepala Sekolah SMA Boarding School Al Bayan, Deden Ramdani, saat ditemui di ruangannya, Rabu (7/8/2019).
Secara kelembagaan, pihak SMA Boarding School Al Bayan siap memberikan informasi dan keterangan, jika ada pihak yang membutuhkan kejelasan ideologi Enzo.
Berita Terkait
-
Ramai Diberitakan Terpapar HTI, Kepala SMA Al Bayan: Enzo Jelas Pancasilais
-
Kepala SMA Merinding Dengar Kemauan Terpendam Enzo Zenz Allie di Pesantren
-
Nekat Aniaya Pensiunan TNI, Ini yang Terjadi pada Guntur
-
Ini Usaha Enzo yang Sempat Kesulitan Berbahasa Indonesia Saat Awal SMA
-
Kepala Sekolah Beberkan Sosok Enzo Taruna Akmil Keturunan Prancis
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!