Suara.com - Hari kelulusan Leony Sondang Suryani di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Rabu (7/8/2019), tak seperti kebanyakan mahasiswa lainnya.
Di hari ia resmi menyandang gelar Sarjana Hukum disertai gelar kehormatan 'dengan pujian' alias cum laude, sekelompok driver ojek online (ojol), dengan jaket hijaunya yang ikonik, turut hadir untuk Leony begitu upacara wisuda berakhir.
"Iya, banyak teman-teman pada dateng. Mereka tahu sih, saya mau wisuda, terus janjian pada mau dateng. 'Pakai jaket Gojek ya,' gitu. Seneng banget sih," ungkap gadis 22 tahun yang akrab disapa Lele ini pada SUARA.com melalui sambungan telepon, Kamis (8/8/2019).
Leony menceritakan, memasuki semester 5 perkuliahan, tepatnya pada Oktober 2017, ia memutuskan untuk mendaftar sebagai driver ojol.
"Waktu itu karena lagi enggak lomba, terus Gojek buka pendaftaran, jadi saya ikut aja. Buat ngisi waktulah sama untuk tambah-tambahan biar enggak minta orang tua terus," kata Leony, anak sulung dari dua bersaudara, yang merantau dari Bogor, Jawa Barat ke Semarang.
Namun, awal mula ia menjajal pekerjaan sebagai driver ojol rupanya tak semulus kelihatannya.
"Di hari kedua itu saya sempet nangis, mesti kerja panas-panasan. Padahal selama ini gampang banget, duit tinggal minta orang tua, dapet, tapi enggak lagi. Demi ongkos Rp8 ribu aja harus panas-panasan di jalan," kenang peraih Piala Mahkamah Konstitusi (MK) untuk juara 1 lomba debat tingkat nasional pada 2018 ini.
Walaupun begitu, Leony tak serta merta kapok. Ia malah merasa tertantang untuk bersikap gigih menghadapi sulitnya bekerja melayani penumpang di jalan.
Hingga lulus kuliah, Leony bahkan makin banyak menghabiskan waktunya di luar kos. Dirinya kerap berangkat pukul setengah enam pagi dan pulang pada pukul sembilan malam.
Saat ini, driver ojol yang dulunya selalu belajar dan mengerjakan tugas sambil kerja itu berkeinginan untuk melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi karena kendala finansial, ia memutuskan untuk mencari pekerjaan terlebih dahulu.
"Penginnya sih lanjut S2, tapi belum ada uang bertahan hidup, jadi saya mau cari kerja aja dulu di sini (Semarang -red)," ujar Leony.
Leony bahkan berjanji untuk tak bergantung lagi pada kedua orang tuanya -- sang ayah, yang tidak bekerja, dan ibunya, pegawai swasta.
"Saya udah janji sama mereka, 'Lele janji ini terakhir Lele minta uang,'" kata Leony.
Leony mengakui, kedua orang tuanya merasa berat hati dan khawatir, dirinya harus bekerja mengitari jalanan, tetapi Leony meyakinkan mereka bahwa keadaannya baik-baik saja dan tak ada masalah selama ia menjadi driver ojol.
Salah satu pengalaman tak terduga yang pernah ia hadapi adalah ketika harus melintas di lokasi suatu keributan.
Berita Terkait
-
Lulus Cumlaude, Driver Ojol Lele Bawa Tugas Kuliah saat Angkut Penumpang
-
PSIS Semarang Resmi Depak Jafri Sastra dari Posisi Pelatih Kepala
-
Jadi Driver Ojol, Mahasiswi Ini Berhasil Sarjana dengan Predikat Cumlaude
-
Razia Ajak Polisi, Pemprov Siap Tindak Ojol Mangkal di Bahu Jalan Jakarta
-
Ditilang Akibat Hias Mobil, Tak Cukup Usia Nyetir, ke Resepsi Naik Bus
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan