Suara.com - Direktorat Pemberdayaan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) telah melakukan rehabilitasi kepada 415 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kurang beruntung, hingga Agustus 2019. Mereka pulang dalam keadaan sakit, baik sakit fisik maupun psikis, seperti depresi.
Direktur Pemberdayaan BNP2TKI, A. Gatot Hermawan menyatakan, rehabilitasi tersebut telah dilakukan sejak 2015. Jumlah penanganan tahun itu sebanyak 90 orang, 2016 terdapat 90 orang, 2017 sebanyak 60 orang, 2018 ada 90 orang, dan sampai Agustus 2019 ada 85 orang.
"Total keseluruhan PMI kurang beruntung yang telah direhabilitasi sejak tahun 2015 hingga Agustus 2019 sebanyak 415 orang, dengan tingkat permasalahan yang berbeda-beda. Setelah dilakukan rehabilitasi, mereka diharapkan dapat kembali menjalani hidup normal dan mampu berinteraksi dengan baik di tengah masyarakat dan keluarga," jelasnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jakarta, Selasa (14/8/2019).
Kemudian penanganan pasca rehabilitasi, lanjut Gatot, BNP2TKI mendorong para PMI tersebut mengikuti pelatihan wirausaha produktif.
"Kegiatan rehabilitasi meliputi bimbingan rehabilitasi, yaitu PMI diminta untuk menceritakan pengalaman atau keluhan sakitnya, kemudian pelayanan konseling oleh dokter dan psikolog yang siap membantu mereka mengatasi masalahnya dan melakukan pendampingan serta pemberian bantuan pengobatan," ujarnya.
Gatot menyampaikan, rehabilitasi bagi PMI yang kurang beruntung ini telah dilakukan di beberapa provinsi dan kabupaten/kota. Pada 2015 diadakan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah dan Sumbawa NTB.
Pada 2016 di Belu NTT, Banyuwangi Jawa Timur dan Lampung Timur Lampung. Pada 2017, di Lombok Timur NTB dan Indramayu Jawa Barat.
Pada 2018, di Lombok Timur NTB, Cilacap Jawa Tengah, dan Karawang Jawa Barat. Pada 2019, di Purwakarta Jawa Barat, Lombok Timur NTB dan Blitar Jawa Timur.
Ia menambahkan, sejauh ini proses rehabilitasi yang telah dilakukan berjalan dengan baik, namum perlu ada peningkatan kerja sama yang baik antara stakeholder terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, BJPS Kesehatan, Dinas Sosial, kemudian Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Keluarga Berencana.
Baca Juga: BNP2TKI : 7.935 PMI Telah Ikut Program Komunitas Keluarga Buruh Migran
Gatot mengatakan, tujuan rehabilitasi adalah memberikan motivasi dan rasa percaya diri agar dapat kembali menjalani hidup normal dan mampu mengembangkan hidup produktif sebagai sumber penghasilan untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya dan keluarganya.
"Ke depan, sinergisitas dengan pemerintah daerah setempat lebih ditingkatkan, seperti pelayanan bagi PMI dan proses penempatan semakin lebih baik lagi, sehingga PMI yang mengalami permasalahan semakin berkurang," harapnya.
Kegiatan rehabilitasi dapat menjadi tanggung jawab bersama dengan pemerintah daerah. Program ini dilakukan selama 6 bulan.
Berita Terkait
-
BNP2TKI Pastikan Pekerja Indonesia di Hong Kong Dalam Kondisi Aman
-
Selama 5 Tahun, Ini Prestasi Nusron Wahid sebagai Kepala BNP2TKI
-
Keinginan Berwirausaha Pekerja Migran Indonesia di Korea Tinggi
-
BNP2TKI dan BI Dorong Pekerja Migran Manfaatkan Layanan Remitansi Nontunai
-
BNP2TKI : 7.935 PMI Telah Ikut Program Komunitas Keluarga Buruh Migran
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura