Suara.com - Presiden Joko Widodo segera mengumumkan nama daerah yang akan menjadi tujuan pemindahan Ibu Kota Negara. Dikabarkan Jokowi akan menyampaikan kabar penting ini pada pidato Sidang Tahunan MPR, Jumat besok.
Wilayah manakah yang akan menjadi pusat perhatian seluruh masyarakat Indonesia di masa yang akan datang ini? Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil menolak menyebutkan nama daerah tersebut. Namun demikian, ia memberi bocoran bahwa pemerintah mempunyai beberapa alternatif lokasi yang bisa menjadi tempat Ibu Kota Negara.
“Lokasi sudah disiapkan. Ada tempat yang 90 persen tanah negara. Ada juga yang 50 persen tanah negara dan 50 persen tanah rakyat. Jadi, dana yang disiapkan pemerintah sebesar hampir Rp500 triliun itu untuk pembangunan dan fasilitas,” kata Menteri Sofyan Djalil saat bertemu sejumlah pemimpin redaksi media massa di Jakarta, Kamis, 25 Agustus 2019.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menyatakan akan segera mengumumkan secara resmi rencana pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan. Lokasi persis belum disebut Jokowi, namun perkiraan berlokasi di Kalimantan Tengah. Pembangunan Ibu Kota yang menghabiskan dana sekitar Rp466 triliun ini akan dimulai tahun ini.
Sofyan Djalil juga memastikan, pemerintah telah menyiakan 200 ribu hektar untuk lahan ini. “Presiden sudah meminta agar dicari ahli perencanaan kota terbaik di dunia, karena ini untuk membangun kota masa depan,” kata Sofyan.
Desain Ibu Kota baru ini, menurut Sofyan Djalil, sangat bagus dan menjawab kebutuhan kota masa depan. Dengan taman yang luas, fasilitas pendukung memadai hingga fasilitas publik. “Kita tunggu saja pengumuman presiden,” kata Sofyan.
Berita Terkait
-
Lomba Tangkap Babi Buta ala Warga Dayak Palangka Raya yang Bikin Ngakak!
-
Teknologi Filter Air Sungai UMPR Bantu Tekan Stunting di Pulang Pisau
-
Polda Kalteng Didesak Usut Tuntas Penganiayaan Ketum SEMMI
-
Dari 8 Beras Premium, Cuma 1 yang Layak Sesuai Standar, Ini Kata Disdagperin
-
Viral Surat Penolakan Bangun Gereja di Sumber Makmur
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
-
Suara.com dan PLN Kupas Tuntas Kendaraan Listrik di Jabar, Ini Fakta Terbarunya
-
500 Titik Bazar Murah Jakarta, Strategi Pasar Jaya Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan
-
Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini
-
PDIP Dukung Pernyataan Dasco: Pemimpin Harus Cetak Keberhasilan Sebelum Pikirkan Periode Kedua
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan