Suara.com - Massa dari kalangan buruh masih menggelar unjuk rasa di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019). Mereka menuntut agar polisi membebaskan 21 rekannya yang ditangkap dalam demonstrasi bersamaan dengan digelarnya sidang tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan.
Bahkan, para pendemo ini mengancam akan melakukan aksi jalan kaki jika tuntutan tersebut tak dipenuhi polisi dalam waktu 20 menit.
Terkait hal tersebut polisi yang berada di lokasi meluruskan kepada perwakilan buruh.
Polisi menyatakan bahwa 14 dari 21 orang yang ditangkap sudah dibebaskan. Sedangkan 7 orang lainnya masih dilakukan pendalaman.
Nining selaku juru bicara dari para pendemo meminta polisi membuktikan pernyatannya soal 14 orang sudah dibebaskan. Ia meminta 14 orang tersebut dibawa ke lokasi demo.
Polisi sempat mengklaim sedang mengkoordinasikan agar 14 orang terkait bisa dibawa ke depan TVRI di Jalan Gerbang Pemuda. Sampai akhirnya kepastian didapat bahwa 14 orang sedang dalam perjalanan ke lokasi demo dari Polda Metro Jaya.
Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian mengakui 14 orang akan dibawa ke lokasi demo. Namun apakah itu menjadi kesepakatan nantinya buruh akan membubarkan diri, Arie belum mengaskan.
"Nanti dikoordinasikan lagi," katanya di lokasi.
Sementara itu, tak lama usai mendapat kepastian 14 orang telah bebas dan sedang dalam perjalanan, perwakilan demo buruh mengumumkan hal tersebut melalui pengeras suara.
Baca Juga: Ketua KPK Respons Pidato Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR
"14 sudah bebas tapi 7 lagi masih dalam ketidakpastian," ujar orator.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?
-
Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!
-
Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi
-
Jakarta Siaga Hantavirus: 4 ABK dari Somalia Masuk RSUD Cengkareng, Begini Kondisinya
-
Heboh Begal Pocong, Sosiolog UGM Ingatkan Publik Jaga Nalar: Ini Cipta Kondisi Ala Orba
-
Bakal Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris, Ini Agenda Kunjungan Prabowo di Prancis
-
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?
-
Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas
-
Kabar Gembira! 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni, Gus Ipul Siapkan Lowongan bagi 8.000 Tenaga Pendidik
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri