Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain memberikan dukungan kepada Ustaz Abdul Somad (UAS) yang tengah jadi pembicaraan.
UAS menuai kontroversi setelah beredar video terkait dirinya yang menyampaikan ceramah soal hukum melihat salib.
Dukungan yang diberikan Tengku Zulkarnain ditunjukkan lewat cuitan yang diunggah lewat halaman Twitter pribadinya.
Ia yang menyebut UAS sebagai adik membagikan foto kebersamaan mereka lantas menyebut ada banyak orang yang sayang kepada pria yang memiliki gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara itu.
Tengku Zul pun menyebutkan bahwa ia, keluarga dan murid-muridnya akan terus mendampingi UAS yang tengah mendapat serangan di media sosial.
"Adikku Al Ustadz Abdul Shomad...Abangmu ini sekeluarga sayang kepadamu. Seluruh murid-murid abangmu ini juga sayang kepadamu. Ada puluhan juta umat Islam sayang kepadamu. Kami semua ada di sampingmu dan akan selalu bersamamu. Allahu Akbar...!," tulis @ustadtengkuzul, Sabtu (17/8/2019).
Cuitan tersebut langsung menyita perhatian warganet yang membanjiri balasan di kolom komentar seperti berikut.
"Maki-maki itu mengejek di depan orangnya. Menghargai keyakinan orang itu membiarkan orang tersebut melakukan ibadah sesuai keyakinannya. Tapi mengayakan keyakinan itu sesat di kalangan sendiri itu hak," tulis @ismailhasan13.
"Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan," balas @FaeyzaAlzaidan.
Baca Juga: Viral Ceramah Salib UAS, Pastor Gilbert: Sepertinya Ustaz Udah Offside
Ustaz Abdul Somad menjadi sorotan setelah beredar video tentang dirinya yang menanggapi pertanyaan jamaah soal hukum melihat salib.
"Apa sebabnya, Ustaz, kalau saya menengok salib, menggigil hati saya? Setan," kata UAS, membaca pertanyaan dan memberi jawaban satu kata yang mengawali penjelasannya.
Sayangnya jawaban yang diberikan UAS setelah itu dinilai menghina agama dan kepercayaan lain.
Berita Terkait
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
-
Ritual Laut Semana Santa Warnai Jumat Agung di Larantuka
-
Kisah di Balik Golgota: Memahami Injil Matius sebagai Narasi Agung Sang Mesias.
-
Peringatan Jumat Agung, Katedral Jakarta Hadirkan Jalan Salib Lux in Nihilo
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor