Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, menyadari bahwa namanya dan sang kakak, Gibran Rakabuming Raka, kerap dikaitkan dengan perusahaan batu bara.
Ia mengunggah tangkapan layar sejumlah komentar warganet tentang hal itu ke Twitter pada Sabtu (24/8/2019).
Foto tersebut memperlihatkan akun Instagram @lambe_turah mengunggah video Kaesang dan Gibran di sebuah minimarket.
Kaesang pun menyoroti kolom komentar unggahan itu, khususnya yang menyebut-nyebut 'batu bara'.
"Selalu ada yang komen seolah-olah saya punya perusahaan batu bara," kicau @kaesangp.
Pada cuitan berikutnya, Kaesang mengakui pernah memiliki saham batu bara, tetapi tak menyebut afiliasi bisnisnya kala itu.
"Ya jujur saya pernah punya saham batu bara. Lha wong beli saham batu bara 100 ribu aja bisa kok," tulis Kaesang.
Ia juga menyampaikan kekesalannya tentang tudingan memiliki perusahaan batu bara di tweet selanjutnya.
"Sebenernya saya enggak ngerti gimana sampai bisa ada kata "agak percaya" karena saya dan Mas Gibran enggak pernah klarifikasi. Ya mbok tanya sama orang yang Anda dengar itu sumbernya dari mana. Yang bikin pernyataan siapa, masa yang klarifikasi saya," ungkapnya.
Baca Juga: Luhut Akhirnya Buka Suara soal Film Sexy Killers
Menanggapi kicauan Kaesang, sutradara Dandhy Laksono, yang membuat film "Sexy Killers", kemudian berkomentar, setelah pengguna Twitter @vetbarista kemudian me-mention akunnya.
Dandhy Laksono menyampaikan responsnya untuk Kaesang melalui cuitan tersebut.
Ia menganggap Kaesang bertele-tele. Melalui balasan itu, Dandhy Laksono juga menuliskan kalimat yang menurutnya cocok untuk dijadikan klarifikasi dari Kaesang.
"Terlalu banyak drama. Kalau benar mau klarifikasi, tinggal bilang:
"Saya tak berbisnis batu bara, tapi saham perusahaan kami dimiliki perusahaan yang bisnisnya batu bara. Jadi hubungan Bapak dan Pak Luhut (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan -red) selain presiden-menteri, juga partner bisnis. Nama saya yang dipasang," jelas @Dandhy_Laksono.
Nama keluarga Jokowi mulai santer diperbincangkan sebagai pemilik saham batu bara sejak film dokumenter "Sexy Killers" produksi Watchdoc ditayangkan di YouTube pada April lalu.
Di film itu diperlihatkan bagan perusahaan dan afiliasi bisnis keluarga Jokowi. Pengisi suara film menjelaskan bahwa Gibran pernah tercatat sebagai pemegang saham PT Rakabu Sejahtera, yang kemudian digantikan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.
Saham perusahaan itu dikabarkan juga dimiliki oleh perusahaan Luhut Binsar Panjaitan, PT Toba Sejahtera, yang merupakan induk PT Toba Bara, pemilik tambang batu bara dan PLTU.
Berita Terkait
-
Selalu Dikaitkan dengan Perusahaan Batu Bara, Ini Kata Kaesang
-
Pamer Kebolehan Mobile Legends di YouTube, Kaesang Dimaki Rekan Setim
-
Sedih Lihat Kasur Kaesang, Masak Tempat Tidur Anak Presiden Begitu?
-
Jan Ethes Restui Kaesang dan Tante Felicia, Doanya Lucu
-
Terungkap, Ini yang Dilakukan Kaesang saat Gibran Upacara HUT RI di Istana
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
Terkini
-
Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor
-
Tak Sempat Nyatakan Sikap Usai Sidang, Kuasa Hukum Nadiem Curiga Majelis Hakim di Bawah Tekanan
-
Banggar DPR Minta Usulan Insentif Kepala Daerah Ditunda: Jaga Fiskal Lebih Penting
-
Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya
-
Papua Membara, Komnas HAM Desak Dialog Kemanusiaan Usai Ibu Hamil hingga Pilot AS Tewas
-
Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!
-
Lapor Polisi, Pengacara Ahli Waris Hyperbowling Ungkap Kronologi Teror Drone Isi Benda Mirip Granat
-
Ucapan Ulang Tahun Dasco untuk Nadiem Picu Spekulasi, Begini Penjelasannya!
-
KPK Cek Keaslian Sekaligus Telusuri Asal-Usul 55 Kg Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat
-
Tragedi Kebakaran Palmerah: Dikira Sudah Selamat, Kakek Suratman Ditemukan Tewas Terpanggang