Suara.com - Demi mempercantik diri, akhir-akhir ini banyak wisatawan yang melakukan hal tak terduga di dalam pesawat.
Seperti sebelumnya, ada dua orang wanita yang melakukan pemasangan bulu mata palsu di pesawat.
Padahal sejatinya, seorang penumpang pesawat harus duduk di kursi dan memasang sabuk pengaman selama penerbangan.
Belum lagi, alat-alat yang digunakan untuk memasang bulu mata palsu itu dikhawatirkan dapat melukai si penumpang.
Tak lama berselan, lagi-lagi akun Instagram @passengershaming mengunggah foto seorang penumpang yang sedang melakukan perawatan kuku di dalam pesawat.
Ya, dihimpun Suara.com, Rabu (29/8/19) terlihat seorang wanita tengah duduk terdiam sambil membuka meja lipat di pesawat.
Semestinya, meja lipat tersebut digunakan untuk makan para penumpang pesawat saat penerbangan berlangsung.
Namun lain halnya dengan yang dilakukan oleh wanita ini. Bukannya makan, wanita ini malah melakukan perawatan kuku di atas meja lipat pesawat.
Tentu saja banyak warganet yang tidak nyaman ketika melihat aksi penumpang melakukan perawatan kuku itu di pesawat.
Baca Juga: Sayap Rusak, Pesawat Sriwijaya Air Gagal Lepas Landas
Yang pertama, mereka mengatakan bahwa aroma dari kuteks dan lem untuk memasang kuku palsu itu tentunya sangat mengganggu penumpang lain di pesawat.
"Saya pernah berpikir untuk mengecat kuku saya, tetapi saya menahannya. Saya tahu baunya akan mengganggu banyak orang," tutur salah seorang warganet.
"Orang-orang itu begitu egois dan tidak memikirkan orang lain. Saya pasti akan berbicara dan mengatakan sesuatu di sana. Baunya begitu tidak enak," imbuh warganet lainnya.
Wah, aksi penumpang lakukan perawatan kuku di pesawat ini ada baiknya jangan Anda tiru ya.
Berita Terkait
-
Efisiensi Waktu, BRI Private Tawarkan Akses Eksklusif Jet Pribadi bagi Nasabah
-
Belanja di Ketinggian: Inovasi Layanan Penerbangan Angkat Produk Lokal ke Pasar Premium
-
Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?
-
Penumpang Bus 303 yang Turun Tanpa Membuka Pintu
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara