SS awalnya mengaku ke polisi tidak melihat orang yang menganiaya suaminya karena kamar mereka gelap akibat mati lampu. Polisi memulai penyelidikan dari laporan korban dan hasil olah TKP.
“Kedua pelaku (suruhan) merupakan warga Kecamatan Pusako Kabupaten Siak,” kata David.
Tak lama setelah kejadian, polisi meringkus pelaku RM. Polisi menangkapnya saat ia berada di rumahnya di kawasan Kilometer 28 Simpang Obor, Kecamatan Pusako.
"Kepada petugas, RM mengakui perbuatannya dan itu dilakukan bersama temannya, LH,” jelas David.
Kemudian pada hari Minggu (1/9), polisi menangkap LH sekitar pukul 02.00 WIB di rumahnya di Kilometer 25, Kampung Bari-bari, Kecamatan Pusako. Saat itu, pelaku sedang dalam pengaruh minuman keras.
Saat diinterogasi polisi, kedua pelaku mengaku dijanjikan bayaran oleh SS untuk membunuh korban. Namun, kedua pelaku mengaku bahwa pada akhirnya mereka tidak diberi imbalan melakukan pembunuhan itu.
“Petugas langsung mencari istri korban dan berhasil menangkapnya tanpa perlawanan. Motifnya karena sakit hati selama ini mereka sering bertengkar," ujar David.
Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke Lipat Kain, Kabupaten Kampar untuk dimakamkan. Sementara itu, SS, RM, dan LH telah ditangkap. Mereka akan jalani penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut di Mapolres Siak.
Baca Juga: Cinta Terlarang Peracik Sianida, Bunuh Suami Setelah Sebulan Berselingkuh
Berita Terkait
-
Rekonstruksi Pembunuhan karena Cinta Segitiga di Solo
-
Ditusuk Orang Tak Dikenal di Rumahnya, Heru Meninggal di rumah Sakit
-
Prarekonstruksi, Andi Peragakan 40 Adegan Membunuh Rekannya di Kebun Pisang
-
Fakta Baru Pembunuhan Berlatar Belakang Cinta Segitiga di Solo
-
Jalani Rekonstruksi, Pembunuh Berlatar Cinta Segitiga Peragakan 40 Adegan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas