"Sama sekali tidak saya bicarakan di ruang itu bagaiman tentang Papua secara spesifik, nggak. Tetapi ada yang ingin waktu itu saya diskusi kecil, saya pikir punya kepentingan yang sama untuk menjaga kawasan," katanya.
"Maka kita perlu pikirkan bagaimana situasi yang terjadi di Papua, terjaga dengan baik. Kita bahasanya, nggak ada sama sekali, Istana minta, ngawur itu, enggak. Karena saya tidak pada posisi datang kesana, beliau kesini, sehingga nggak ada kata-kata minta itu. Kita ingin sama-sama menjaga situasi."
Mantan Panglima TNI itu menyebut untuk membangun sebuah hubungan baik antara negara, wajar saling memberikan dukungan kepada negara lain. Ia pun mencontohkan dukungan Indonesia kepada Palestina.
"Sebuah hubungan yang membangun hubungan baik suatu negara, maka sesungguhnya saling mendukung itu hal yang wajar, nggak ada sesuatu yang aneh. Kita memberi dukungan kepada Palestina iya wajar," ucap dia.
Sebelumnya, Moeldoko mengatakan Pemerintah Indonesia ingin mendapat dukungan dari Amerika Serikat untuk menangani masalah Papua dan Papua Barat.
"Ya sama-sama kami inginkan adalah kami juga ingin support (dukungan) Amerika atas kondisi yang terjadi di Papua. Dan beliau (David) sangat support tentang kedaulatan," kata Moeldoko usai menerima David di kantor Staf Presiden, Senin (2/9/2019).
Berita Terkait
-
Kepala Komisi Tinggi HAM PBB: Saya Terganggu dengan Kekerasan di Papua
-
JK soal Papua: Itu Akibat Dikatakan Monyet, Harga Diri Mereka Tersinggung
-
Masih Ada Hoaks, Pembukaan Blokir Internet di Papua Belum Pasti Kamis Besok
-
Wiranto: Sekolah di Papua dan Papua Barat Dibuka 5 September Besok
-
Kerusuhan Papua Sempat Pengaruhi Pasar Modal Indonesia
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat
-
AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
-
Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur
-
H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur
-
Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan
-
Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon
-
Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak
-
Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen
-
Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan Indonesia-Jepang