Suara.com - Setelah beredar video sales wanita diusir dari area masjid, muncul penjelasan dari seorang warganet yang mengaku sebagai teman dari sales tersebut.
Warganet ini menuliskan narasi panjang di kolom komentar Instagram seperti yang ditunjukkan oleh akun @maklambeturah pada Kamis (7/9/2019).
Tanpa diketahui identitas pastinya, orang ini mengaku datang ke area masjid bersama sales wanita yang diusir dan seorang teman lainnya.
Setelah mendapat izin dari petugas keamanan setempat, mereka pun langsung membagikan brosur untuk menjual produk perusahaannya.
"Niat kami hanya jualan, kami pun sudah izin dengan security setempat, kami tidak memaksa orang untuk membeli dengan cara kredit," ungkapnya.
Namun, peristiwa tak terduga justru terjadi di mana seorang pria malah mengusir temannya yang sedang membagikan brosur.
Padahal, sales wanita tersebut hanya berniat mencari nafkah untuk menghidupi dua anak yatimnya.
"Bapak yang saya tidak tahu namanya, bapak tau mba yang dimarahi itu adalah seorang ibu yang baik, keluar rumah mencari rezeki untuk menafkahi ke anaknya yang sekarang menjadi yatim," terang warganet.
Teman dari sales wanita itu pun hanya bisa mendoakan pria yang memarahi temannya mendapat keberkahan.
Baca Juga: Bagi Selebaran di Area Masjid, Sales Mobil Diusir Pria Dikatai Riba
"Semoga pahala bapak di hari jumat yang barokah tidak hilang sia-sia karena telah membentak seorang ibu yang mencari nafkah untuk anaknya," tutupnya.
Sebelumnya, akun Twitter @p3nj3l4j4h membagikan video sales wanita yang diusir oleh seorang pria saat membagikan selebaran di area masjid. Pria itu menganggap cara berjualan seperti itu riba.
"Nggak begini riba Mbak, kenapa dibagi di masjid. Mbah kan muslimah, tahu kalau riba musuh Allah, jangan dibagi di sini," kata pria dalam video.
"Itu juga jangan di sini, yang kredit-kredit jangan di sini," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia