Suara.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas meminta kepada seluruh anggota legislatif terpilih dari Partai Demokrat untuk selalu mawas diri serta taat kepada aturan hukum yang berlaku.
Pernyataan Ibas tersebut disampaikan olehnya saat membuka pertemuan nasional dan pembekalan kepada 54 anggota DPR RI terpilih dan 1.842 anggota legislatif tingkat provinsi, kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Ia juga meminta agar para anggota dewan dapat bekerja secara total untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Selalu mawas diri berhati-hati, jangan melanggar aturan perundang-undangan yang ada serta tetap teguh kepada sumpah janji kita sebagai wakil rakyat. Tidak perlu gentar hadapi masa depan jika kita tetap menjaga idealisme berbuat yang terbaik yang selalu dekat dengan Tuhan," kata Ibas di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).
Ibas kemudian membahas soal perolehan suara Partai Demokrat pada Pemilu 2019 yang mencapai 10.876.057 suara atau setara dengan 7,77 %. Ia mengatakan kepada kader bahwa perolehan suara tersebut patut untuk disyukuri apapun hasilnya.
"Kita bersyukur kepada Tuhan atas perolehan ini. Kita meyakini dalam perjalanan pokitik itu ada masanya naik, ada masanya turun. Kalau kata pak SBY, ada kalanya kita menang ada kalanya kita belajar. Yang jelas kita harus tetap berikhtiar untuk teguh mensejahterakan rakyat Indonesia," ujar Ibas.
Berita Terkait
-
AHY Jelaskan Maksud dari Pidato Kontemplasi SBY Soal Pemenang Pemilu
-
SBY: Demokrasi Indonesia Tak Harus One Person One Vote
-
SBY Ajak Masyarakat Beri Kesempatan dan Dukung Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf
-
Ini Isi Pidato Kontemplasi Lengkap SBY di Cikeas
-
SBY Sedih Tak Ada Lagi Pelukan dan Ucapan Selamat Ulang Tahun Pepo
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek