Suara.com - Tampil Keren, Ini Gaya Perpisahan Jack Ma dari Alibaba
Miliader Jack Ma resmi meninggalkan e-commerce yang membesarkannya yaitu Alibaba. Jack Ma menepati janjinya pergi dari Alibaba pada umur 55 tahun.
Namun Jack ma memilih cara unik saat meninggalkan Alibaba. Salah satunya dengan bergaya ala bintang rock dalam pesta yang ia gelar.
Seperti dilansir Reuters, Jack Ma mengenakan wig dan mengalungkan gitar bergaya seperti bintang rock di depan ribuan karyawan raksasa e-commerce yang ia dirikan 20 tahun lalu.
Selama perayaan empat jam di stadion berkapasitas 80.000, ketua eksekutif miliarder Alibaba memenuhi janjinya setahun yang lalu untuk diserahkan kepada CEO Daniel Zhang.
"Setelah malam ini aku akan memulai hidup baru. Saya percaya bahwa dunia ini baik, ada begitu banyak peluang, dan saya sangat suka kegembiraan, itulah sebabnya saya akan pensiun dini," kata Ma kepada para tamu dan karyawan.
Tak hanya itu, Jack Ma juga sempat mengeluarkan air mata dalam acara perpisahan tersebut. Jelang akhir acara, salah satu pendiri Lucy Peng, dan CEO komite teknologi Alibaba Wang Juan mengenakan jaket kulit dan wig gaya bintang rock untuk menyanyikan lagu-lagu pop Cina.
Keluarnya Jack Ma terjadi ketika Alibaba telah tumbuh menjadi perusahaan terdaftar paling bernilai di Asia, dengan kapitalisasi pasar sebesar 460 miliar dolar AS. Alibaba juga mempekerjakan lebih dari 100.000 orang, dan telah berkembang menjadi layanan keuangan.
Alibaba juga mengatakan bahwa mereka telah mengadopsi enam nilai inti baru, di antaranya satu adalah janji untuk "menghormati keputusan keseimbangan kerja dan kehidupan setiap individu", menandai satu langkah menjauh dari komentar Ma baru-baru ini yang mendesak karyawan perusahaan teknologi untuk bekerja di malam hari dan akhir pekan, yang memicu debat nasional.
Baca Juga: Jack Ma Khawatir Teknologi Akan Picu Perang Dunia III
Ma juga mengatakan kepada peserta bahwa ia berharap melihat Alibaba memikul lebih banyak tanggung jawab untuk meningkatkan masyarakat di tengah perubahan besar yang ditimbulkan oleh teknologi seperti big data dan 5G.
"Tidak mudah menjadi perusahaan yang kuat, tetapi lebih sulit menjadi perusahaan yang baik," katanya. "Perusahaan yang kuat ditentukan oleh kemampuan komersialnya, sementara perusahaan yang baik bertanggung jawab dan baik," tutup Jack Ma di hari perpisahannya pensiun dari Alibaba.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz
-
Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab
-
Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang
-
5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa
-
Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf
-
5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka
-
Selamat Tinggal Jordi Amat, Pelatih Persija Temukan Sosok Anyar Pendamping Rizky Ridho
-
Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya
-
Malaysia di Ambang Krisis BBM
-
Saat Menhan Sjafrie 'Guncang' Pentagon, Ini Daftar Kerja Sama Pertahanan RI-AS Terbaru