Suara.com - Ucapan duka cita disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah atas wafatnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie pada Rabu (11/9/2019).
Sebagai orang yang lahir dari daerah sama dengan mendiang, Nurdin Abdullah menyampaikan rasa bela sungkawa melalui halaman Facebook pribadinya.
"Innalillahi wa innailaihi roji'un. Dari lubuk hati yang dalam, saya menyampaikan rasa bela sungkawa dan berduka cita atas berpulangnya Bapak BJ.Habibie, Bapak Teknologi kita," tulis Nurdin Abdullah.
Pria itu lantas mengenang jasa dan menyebut bila Habibie memiliki dua sifat luhur selama menjadi presiden Indonesia.
"Sebagai putra kelahiran Parepare, beliau mewarisi sifat sipakatau dan sipalakabbiri dalam kesehariannya. Dibuktikan dalam keberhasilan beliau ketika menjabat sebagai Presiden RI ke-3 dan ketika beliau berhasil mengembangkan teknologi kedirgantaraan di Indonesia," imbuh Nurdin Abdullah.
Pada akhir unggahannya, Gubernur Sulsel memanjatkan doa untuk Habibie sekaligus berharap rakyat Indonesia bisa melanjutkan cita-cita mendiang.
"Semoga almarhum husnul khatimah dan semoga mimpi serta cita-citanya dapat diteruskan oleh generasi muda Bangsa ini. Aamiin ya robbal'alamiin."
BJ Habibie lahir di Pare-pare, Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936. Ia menjabat sebagai presiden RI pada 21 Mei 1998 menggantikan Soeharto.
Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari (sebagai wakil presiden) dan juga selama 1 tahun dan 5 bulan (sebagai presiden), BJ Habibie merupakan Wakil Presiden dan juga Presiden Indonesia dengan masa jabatan terpendek.
Baca Juga: Prosesi Penyerahan Jenazah BJ Habibie Kepada Negara
Dari sekian banyak presiden Indonesia, sementara ini B J Habibie merupakan satu-satunya presiden yang berasal dari etnis Gorontalo, Sulawesi dari garis keturunan ayahnya yang berasal dari Kabila, Gorontalo dan etnis Jawa dari ibunya yang berasal dari Yogyakarta.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menginisiasi dibangunnya Monumen BJ Habibie di depan pintu gerbang utama Bandar Udara Djalaluddin, di Kabupaten Gorontalo sebagai tanda penghormatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan