Suara.com - Polisi telah mengungkap kasus pemerkosaan sekaligus perampokan yang dilakukan MHT, KKH, dan RK. Ternyata sudah ada empat gadis remaja yang menjadi korban aks rupaksa para bandit dengan modus berkenalan lewat aplikasi kencan, Badoo.
Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Arie Ardian mengatakan, dari hasil penyidikan, ketiga tersangka ini kerap mengincar remaja putri yang usianya di atas dua puluh tahun.
"Korbannya acak. Ada mahasiswi ada juga yang umurnya 21, 22, hingga 24 tahun," kata Arie di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).
Polisi pun menduga alasan para tersangka menargetkan kalangan remaja putri tersebut karena mudah untuk dikelabui saat berkenalan di dunia maya.
"Mana yang mungkin bisa diajak kenalan, dan dapat melakukan perbuatan seperti itu," kata dia.
Diketahui, sindikat perampok ini beraksi setelah berkelanan dengan korban di aplikasi kencan. Setelah itu, mereka kemudian mengajak calon korbannya untuk bertemu dan diajak ke sebuah hotel. Di lokasi, barulah ketiganya mencampur minuman keras yang dikasih kepada korban dengan dicampur obat tidur. Setelah tak sadarkan diri, para tersangka menggilir korban di hotel lalu merampas semua barang bawaannya.
Kasus ini terungkap ketika polisi menangkap tiga tersangka di sebuah hotel melati pada Minggu (16/9/2019) dini hari. Penindakan itu dilakukan setelah polisi menyelidiki laporan korban yang salah satunya adalah mahasiswi.
Polisi juga melepaskan timah panas kepada tersangka KKH dan RK karena dianggap melawan saat ditangkap.
Dalam kasus ini, ketiga tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Pasal 286 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Baca Juga: Perkosa Istri Orang di Tegalan, Pria 40 Tahun Babak Belur Dihajar Massa
Berita Terkait
-
Mahasiswi Digilir di Hotel, 3 Perampok Beraksi Lewat Aplikasi Kencan Badoo
-
Dicekoki Miras Campur Obat Mata, Mahasiswi Diperkosa 3 Lelaki di Hotel
-
Viral Pembantu Cekoki Bayi 4 Bulan Obat Tidur, Padahal Bisa Berujung Fatal!
-
Viral Pembantu Cekoki Bayi Cetirizine, Ini Efeknya Jika Diminum Tiap Hari!
-
Pembantu Beri Bayi 4 Bulan Obat Tidur Cetirizine, Begini Efek Setelahnya
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru