Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas Feri Amsari menerawang masa depan KPK setelah adanya kewenangan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dan keberadaan Ketua KPK baru Irjen Firli Bahuri.
Menurutnya, adanya kewenangan SP3 di tangan Firli menjadi satu paket sempurna untuk melemahkan lembaga antirasuah.
Feri menjelaskan bahwa kondisi penindakan korupsi yang berjalan saat ini masih ada kasus-kasus yang menggantung namun melibatkan orang-orang penting. Kalau tidak ada SP3, kemudian pada pimpinan KPK selanjutnya bisa jadi kasus yang menggantung itu akan berlanjut.
Namun, menurut Feri beda ceritanya kalau kepemimpinan berada di tangan Firli.
"Saya bilang ini satu paket yang tidak terpisah untuk mematikan KPK dan kemudian menyelamatkan koruptor," jelas Feri saat ditemui di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019).
Ke depannya, Feri justru hendak melihat bagaimana nasib kasus-kasus besar di tangan Firli. Apakah nantinya Firli dan jajaran komisioner KPKnya berani menuntaskannya atau malah menuntaskannya.
"Tapi mari kita uji akankan pak Firli dan teman-teman sebagai pimpinan yang baru berani melanjutkan kasus-kasus besar seperti BLBI misalnya? Atau sebaliknya nanti pak Firli dan teman-teman malah me-SP3 kasus-kasus. Siapa yang tahu?," katanya.
Berita Terkait
-
Bantah Berbohong, Yasonna Sebut Nama Ketua KPK Agus Rahardjo
-
Wiranto soal SP3 KPK: Mustahil Gantung Status Hukum Orang Sampai Mati
-
Wiranto soal Dewan Pengawas KPK: Presiden Sekalipun Kekuasaannya Terbatas
-
Pakai Almamater Tanpa Logo, Massa Pro Pimpinan Baru KPK Ngaku Anak UI
-
Sejumlah Massa HMI Penolak UU KPK Baru Bentrok dengan Polisi
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak