Suara.com - Masyarakat Indonesia tampaknya harus lebih hati-hati dengan berbagai kabar bohong atau hoaks dari sumber yang tidak kredibel, dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.
Baru-baru ini beredar gambar hasil bidik layar artikel laman daring berjudul "Tiongkok Minta Dua Pulau untuk Bayar Utang RI?".
Hasil bidik layar itu diunggah oleh akun Leena Septia dalam jejaring sosial Facebook yang berhasil mencuri perhatian warganet.
Fakta yang diperiksa:
Selain foto hasil bidik layar artikel daring itu, pemilik akun membubuhkan narasi seperti ini:
Awalnya minta pulau, lama-lama minta semua negeri ini. Joko penjahat demokrasi. Dia hanya mementingkan perutnya dan golongannya. Boneka bangke. Mana kebijakan dia yg pro rakyat. Tidak ada!
Memanjakan pejabat, mulai dari gaji Mega yang luar biasa, Mahfud yg menggiurkan, malah menaikkan gaji pegawai BPJS yang nyata telah mengorupsi dana BPJS, mengganti mobil mewah menteri.
Bagian rakyat hanya nanggung utang negara, kenaikan listrik, naiknya BPJS, BBM, pajak. Di mana hatimu saat 700 mayat anggota KPPS menjadi tumbal, saat Papua bergejolak. Saat rakyat hidup dalam kesusahan karena kebijakanmu...
Engkau malah sibuk memindahkan ibukota yang tidak penting. Pemindahan ibukota bukan kepentingan rakyat tapi kepentingan siasatmu. UU revisi KPK ulahmu untuk melemahkan sistem KPK. Pemimpin yang tidak diridhoi. Semoga Allah yg akan membalas semua perbuatan mu baik yg nampak atau yg tidak nampak.
Baca Juga: CEK FAKTA: Sampul Tempo 'Novel Baswedan Penjual Rahasia Negara', Hoaks!
Unggahan dengan gambar yang bernarasi 'Tiongkok Minta Dua Pulau untuk Bayar Utang RI? Ngawur tuh', tentu saja langsung mengundang perhatian warganet.
Fakta
Sebagaimana antara lain diulas di laman Cekfakta.com, wadah kolaborasi periksa fakta media-media di Indonesia, subjek yang terpampang dalam unggahan ini pun adalah foto Presiden Joko Widodo dan Presiden Cina Xi Jinping yang sedang bersalaman.
Judul berita dalam tangkapan layar unggahan Septia sama dengan berita yang diunggah pada tanggal 14 Agustus 2018 oleh portal berita JPNN.com.
Berita ini mengulas kabar hoaks yang beredar di Facebook, terkait permintaan China akan dua pulau di Indonesia, yaitu Sumatera dan Jawa sebagai ganti pembayaran utang Indonesia.
Dalam berita yang diterbitkan JPNN.com menginformasikan, kabar hoaks tersebut disebarkan oleh blog pendulang iklan daring bernama NKRI News Tranding.
Blog itu juga menyertakan foto jabat tangan antara Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping.
Berita Terkait
-
Ikut The Fed, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen
-
Terhenti di Babak Kedua China Open 2019, Rinov: Kami Banyak Mati Sendiri
-
WNI Tewas Tersengat Listrik di Bangladesh
-
Hampir Bikin Double Hat-trick untuk Timnas Indonesia U-16, Marselino Kalem
-
Difavoritkan Menang, Anthony: Status Unggulan Hanya di Atas Kertas
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Walau Rindu Keluarga, Pahlawan Ini Hadir untuk Menjaga Harapan Tetap Menyala
-
Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
-
Kode Petasan Terbaca, Polres Jaktim Gagalkan Rencana Tawuran di Flyover Klender Saat Tahun Baru
-
Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih
-
Semua Gardu Induk Aceh Bertegangan, PLN Kejar Pemulihan 180 Desa Masih Padam
-
Siapa Sosok Guru Nur Aini? Mendadak Dipecat Karena Curhat Jarak Sekolah Jauh
-
Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan
-
Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih
-
DPRD Lebak Dorong Penindakan Tambang Ilegal demi Cegah Bencana Ekologi
-
Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus