Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta, Rian Ernest, mengaku miris dengan adanya anggota DPRD Jakarta yang menggadaikan Surat Keputusan (SK) Keanggotaan DPRD. Rian menyebut politikus luar negeri pasti akan kaget saat mendengar hal tersebut.
Rian menuturkan, kegiatan menggadaikan SK sebenarnya tidak menyealahi aturan hukum. Namun ia menyebut hal itu tidak elok untuk dilakukan oleh wakil rakyat.
"Saya tidak mengatakan gadaikan SK itu salah, itu hak orang-perorang. Tapi jadi kan tidak elok dilihat, masa SK digadaikan," kata Rian di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).
Menurut Rian politisi luar akan kaget jika mengetahui ada anggota dewan yang menggadaikan SK. Ia kemudian menyebut kalau politikus PSI di parlemen Kebon Sirih tidak ada yang menggadaikan SK.
"Saya ngebayangkan kalau teman-teman politisi negara lain dengar cerita itu, 'astaga Indonesia ada yang gadaikan SK'," kata Rian.
Menurutnya, solusi menangani kekurangan dana anggota DPRD adalah dengan melakukan pengumpulan dana (fund raising). Ia menyebut PSI sudah melakukannya.
"Bikinlah fundraising, yakinkanlah calon-calon pemilih anda bahwa anda adalah orang yang baik untuk duduk di pemerintahan sehingga anda enggak perlu pinjam duit, pakai duit sendiri atau sampai gadaikan SK," pungkasnya.
Sebelumnya, beberapa Anggota DPRD DKI Jakarta ternyata kerap menggadaikan Surat Keputusan (SK) keanggotaannya. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan uang demi memenuhi berbagai keperluan.
Wakil Ketua DPRD non definitif dari fraksi Gerindra, Syarief mengatakan anggota DPRD DKI yang menggadaikan SK merupakan anggota yang bukan pengurus partai. Selain itu mereka baru saja terpilih sebagai anggota DPRD untuk periode pertamanya.
Baca Juga: PAN akan Klarifikasi Kabar Faldo Maldini Pindah ke PSI
"Bukan pengurus partai tahu-tahu jadi anggota didatangi terus oleh konstituennya. Belum terbiasa dia, belum settle. Dia perlu uang untuk pembinaan konstituennya," ujar Syarief kepada wartawan, Kamis (19/9/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan