Suara.com - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2019) siang, masih terlihat sepi dari aksi demonstrasi elemen masyarakat yang pro maupun menolak RUU KPK yang sudah disahkan DPR.
Sementara kawat berduri yang diletakkan oleh aparat kepolisian di depan gedung KPK masih tetap disiagakan. Namun, tak seperti hari sebelumnya aparat kepolisian untuk hari ini tidak begitu banyak melakukan penjagaan.
Sejumlah alat berat seperti mobil watter cannon maupun mobil tastis untuk membubarkan masa aksi sudah tak terlihat lagi di Jalan Persada Kuningan.
Ruas jalan pun nampak lenggang. Tak ada penutupan jalan sedikitpun. Masyarakat pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat pun dapat melintas.
Ini, nampak berbeda seperti hari hari sebelumnya, jalanan dua arah di depan KPK sempat ditutup akibat antisipasi massa pendemo.
Sebelumnya, organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sempat melakukan aksi hingga terjadinya bentrokan dengan aparat kepolisian dan melakukan pelemparan telur busuk ke Gedung KPK.
Tag
Berita Terkait
-
Babak Belur saat Demo, Naufal: Perusuh di DPR Tua-tua Tak Pakai Almamater
-
Rutin Dipanggil, Kini Taufik Hidayat Bakal Ditanya soal Aspri Imam Nahrawi
-
Polda soal Intimidasi Wartawati Kompas.com: Jika Merasa Dianiaya, Laporkan
-
Dibakar saat Demo Rusuh di DPR, Kondisi Terkini Gerbang Tol Pejompongan
-
Daftar 26 Poin Undang-undang KPK yang Dianggap Bisa Melemahkan KPK
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?