Suara.com - Jejaring sosial di Thailand sedang dihebohkan dengan beredarnya foto-foto yang menampilkan sekelompok anak berseragam menggunakan helm di sebuah ruangan. Rupa-rupanya foto ini diunggah oleh akun Facebook Malee Kawsanthia pada Rabu (25/9/19).
Pemandangan unik ini merupakan potret dari mahasiswa Universitas Teknologi Isan Rajamangala, yang mengenakan helm sepeda maupun helm sepeda motor saat mengikuti sebuah ujian tertulis.
Dilansir dari Daily News Online, gambar ini menjadi viral serta menimbulkan banyak asumsi liar dan juga kritikan melalui jejaring sosial. Banyak warganet yang berkomentar bahwa ini sebagai upaya untuk mencegah para siswa berbuat curang ketika ujian.
Departemen Teknologi Pertanian dan Lingkungan dari universitas mengeluarkan pernyataan untuk mengklarifikasi viralnya gambar tersebut.
Menurut keterangan mereka, mahasiswa ini adalah bagian dari sebuah kampanye bernama "100% Helmet AIT RMUTI" di mana para siswa didorong untuk mengenakan helm saat mengendarai sepeda untuk tujuan keselamatan. Hal ini dilakukan karena para siswa hampir tidak pernah memakainya.
Berita ini juga tidak seheboh yang diasumsikan orang-orang di media sosial, Karena kenyataannya, mahasiswa tersebut hanya diharuskan memakai helm selama 15 menit, selama proses pemeriksaan kehadiran sebelum tes dimulai.
Pihak universitas juga menambahkan, bahwa para siswa memiliki bagian dari tanggung jawab akan kampanye ini, sehingga mereka harus ikut bekerja sama.
Melalui jejaring sosial Facebook, banyak netter pun memberikan komentarnya terkait postingan ini. Beberapa cukup lucu.
"Saya tidak bisa menggaruk kepala saya," tulis Khwanjira Sotakhu.
Baca Juga: Indro Warkop Curigai Aksi Demonstrasi Mahasiswa Ada yang Menunggangi
"Saya pikir test mengemudi," tambah Seri Bunpheng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam