- Gubernur DKI Jakarta menyalurkan 500 paket sembako murah seharga Rp100 ribu di Balai Warga Ciganjur, Kamis (5/3/2026).
- Setiap paket berisi beras, minyak, tepung, dan gula sebagai upaya menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok warga.
- Kegiatan ini hasil sinergi Pemprov DKI dengan Perumda Pasar Jaya dan komunitas Prakarsa Warga, termasuk pembagian kacamata gratis.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambangi Balai Warga Ciganjur di Jagakarsa, Jakarta Selatan, untuk menyalurkan paket sembako murah kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026) tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan pokok warga tetap terjangkau.
Sebanyak 500 paket sembako telah disiapkan bagi warga yang bermukim di wilayah tersebut.
Setiap paket pangan yang dibagikan berisi komoditas beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, tepung satu kilogram, dan gula pasir satu kilogram.
Masyarakat dapat memperoleh seluruh komoditas tersebut dengan harga tebus yang cukup ekonomis, yakni sebesar Rp100 ribu.
"Program ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya berbagi kepada masyarakat agar kebutuhan pokok lebih mudah dijangkau warga," ujar Pramono di lokasi.
Orang nomor satu di Jakarta itu menjelaskan bahwa kegiatan dapat terlaksana berkat kerja sama sinergis antara Perumda Pasar Jaya dan komunitas Prakarsa Warga.
Komunitas tersebut merupakan mitra strategis pemerintah yang selama ini berinisiatif mendukung pembangunan inklusif, seperti pendirian balai warga.
Selain bantuan bahan pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga membagikan sejumlah kacamata baca secara cuma-cuma kepada warga setempat.
Baca Juga: Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
Bantuan ini diprioritaskan untuk membantu warga, khususnya mereka yang sudah memasuki usia lanjut.
"Saya sendiri sudah mencobanya. Di usia saya yang sekarang 62 tahun, ternyata sangat bermanfaat," pungkas Pramono.
Berita Terkait
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Lulusan SD Bisa Jadi PPSU, Pramono Anung Pangkas Syarat Kerja Demi Tekan Jumlah Pengemis Jakarta
-
Pramono Anung Obral Hak Penamaan Seluruh Halte di Ibu Kota: Percuma Bagus Kalau Tak Ada Penghasilan
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan