Suara.com - Situasi dramatis terjadi di kantor polisi saat orang tua menjemput pelajar yang terlibat demo.
"Pr... Ya Allah nak," ucap seorang ibu bercelana merah muda di depan mikrofon sambil menangis histeris.
Begitu seorang pemuda bercelana abu-abu tanpa atasan berdiri mendekat, wanita itu langsung menghampiri dan memeluknya sambil terus menangis.
Sementara itu, seorang pria berkaus putih, yang diduga ayah dari pelajar tersebut, memperlihatkan ekspresi marah.
Ia melontarkan ungkapan kecewa pada sang anak, yang samar-samar terdengar lantaran dirinya berdiri tak jauh dari pelantang suara.
Polisi di dekatnya pun menepuk-nepuk pundak pria itu, berusaha meredam amarahnya.
"Cari duit itu susah... Untungnya apa sih buat lu ikut demo?" seru pria tersebut.
Namun, pelajar yang ia marahi hanya terdiam, dan ibunya tak berhenti menangis sambil terus memeluk serta mengusap-usap kepala putranya.
Video momen tersebut diunggah di Instagram oleh akun @nyonya_gosip pada Selasa (1/10/2019). Beberapa akun di Facebook juga mengunggah video serupa.
Baca Juga: Sambil Bawa Bunga, Mahasiswa Kembali Gelar Demo di Gedung DPR
Sejumlah warganet memberikan komentar iba, dan sisanya menuliskan cibiran.
Dikabarkan, peristiwa itu terjadi ketika para orang tua menjemput para pelajar yang diamankan di kantor polisi setelah diduga ikut demo dengan mahasiswa.
Belum diketahui pasti lokasi dan waktu kejadian tersebut direkam.
Pada Rabu (25/9/2019), ratusan pelajar, yang sebagian besar siswa STM, melakukan aksi dengan seruan STM Melawan, setelah sebelumnya mahasiswa berunjuk rasa dengan tuntutan terkait RUU bermasalah hingga isu lingkungan dan kemanusiaan.
Sebanyak 570 pelajar kemudian diamankan Polda Metro Jaya, ketika aksi unjuk rasa di depan gedung DPR berujung bentrok dengan aparat.
Para orang tua pun berdatangan ke kantor polisi untuk menjemput anak mereka.
Berita Terkait
-
2 Siswa SD Ikut Dibekuk, Polisi: Ikutan Demo ke DPR karena Janji Dibayar
-
Demo di Jakarta Bikin Takut Tata Janeeta
-
Nelayan Pendemo Bayaran DPR Ikut Dibekuk, Ternyata Buronan Polsek Cilincing
-
Tak Mau Demo Disusupi, Massa Mahasiswa Diwajibkan Pakai Almamater
-
Mahasiswa London School Demo, Yel-yelnya Viral 'LSPR Datang Bawa Selebgram'
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
Terkini
-
Ketua Komisi II DPR RI Tak Setuju Usulan Penghapusan Ambang Batas Parlemen: Izinkan Kami Nanti...
-
Dalami Dugaan Pelanggaran Etik, Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Diperiksa Propam
-
Dari Langit Dunia ke Nusantara: Jaringan Singapore Airlines yang Bikin Indonesia Makin Terhubung
-
Dicor di Sumur oleh Kekasih Sendiri, Ini 8 Fakta Kasus Pembunuhan Nurminah di Lombok Barat
-
Laporan Roy Suryo Terhadap Tujuh Orang Masuk Babak Baru, Polisi Panggil Saksi Ahli
-
Kapolda DIY Resmi Nonaktifkan Kapolresta Sleman: Bikin Gaduh dan Turunkan Citra Polri!
-
Tragis! Lansia di Jagakarsa Tewas Terjebak Saat Api Hanguskan Rumah Mewah
-
SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat
-
Ribuan Kapal Bersandar di Muara Angke, Dinas KPKP DKI Buka Suara
-
Pemerintah Siapkan Konsep Sekolah Terintegrasi: Satu Kecamatan, Satu Sekolah, Gratis dan Inklusif