- Roy Suryo menerima SP2HP atas laporannya Januari lalu mengenai tujuh terlapor dugaan pencemaran nama baik.
- Dua saksi Roy Suryo telah diperiksa, sementara satu terlapor menghapus unggahan yang justru memperberat posisi hukum.
- Penyidikan akan dilanjutkan dengan pemanggilan saksi ahli minggu depan untuk menganalisis konten dilaporkan.
Suara.com - Pakar telematika Roy Suryo mengungkap perkembangan terbaru terkait laporannya terhadap tujuh orang dari kubu mantan Presiden Joko Widodo atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap dirinya. Laporan yang dilayangkan sejak awal Januari tersebut kini telah memasuki babak baru.
Roy Suryo mengonfirmasi dirinya telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dari pihak kepolisian. Hal ini menandakan laporan tersebut telah diproses dan naik ke tahap klarifikasi.
“Sudah ada yang kemudian ditunjuk petugas-petugasnya. Jadi petugas-petugasnya sudah ada dan kemudian nama yang terlapor dan juga ini ada satu nama terlapor ditulis di sini," ujar Roy Suryo dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Jumat (30/1/2026).
Selain itu, dua saksi yang diajukan Roy juga telah diberitaacarakan. Roy menilai proses hukum berjalan secara normal dan sesuai prosedur yang berlaku.
Satu poin krusial yang diungkapkan Roy adalah adanya salah satu terlapor yang diketahui telah menghapus unggahan videonya di platform YouTube. Bukannya lepas dari jerat hukum, Roy menyebut tindakan tersebut justru dapat memperberat posisi terlapor di mata hukum.
"Yang menari yang paling depan ini (menunjukan bukti tangkapan layar) sudah menghapus postingannya. Nah, tapi menurut polisi, itu justru menjadi petunjuk ya, bahwa dia menghilangkan barang bukti ya,” ujarnya.
Roy juga menjelaskan bahwa penghapusan konten tersebut tidak akan menghentikan penyidikan. Pasalnya, timnya telah mengamankan seluruh data digital, mulai dari URL hingga casenya sebelum laporan dibuat.
"Jadi yang lain kalau mau coba-coba ngapus silakan saja, malah tambah berat nanti kalau dihapus. itu yang menarik ya," tambah Roy.
Setelah tahap BAP klarifikasi pelapor dan saksi, Roy menyebut pihak kepolisian dijadwalkan akan memanggil sejumlah saksi ahli pada pekan depan. Para ahli ini nantinya akan membedah secara teknis maupun hukum konten-konten yang dilaporkan untuk menentukan unsur pidana di dalamnya.
Baca Juga: Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'
“Nanti mungkin pemeriksaan untuk ahli-ahli itu minggu depan," ungkapnya.
Kasus ini bermula dari laporan Roy Suryo pada 6 Januari lalu terhadap tujuh orang yang dinilai telah menyebarkan fitnah dan pencemaran nama baik melalui media sosial.
Ia juga menyatakan akan tetap fokus mengikuti prosedur hukum yang sedang berjalan atas laporan yang dilayangkannya.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'
-
Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
-
Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
-
'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi
-
Rocky Gerung Usai Diperiksa di Kasus Ijazah Jokowi: Dapat Pisang Goreng dan Empat Gelas Kopi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
Terkini
-
Kapolda DIY Resmi Nonaktifkan Kapolresta Sleman: Bikin Gaduh dan Turunkan Citra Polri!
-
Tragis! Lansia di Jagakarsa Tewas Terjebak Saat Api Hanguskan Rumah Mewah
-
SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat
-
Ribuan Kapal Bersandar di Muara Angke, Dinas KPKP DKI Buka Suara
-
Pemerintah Siapkan Konsep Sekolah Terintegrasi: Satu Kecamatan, Satu Sekolah, Gratis dan Inklusif
-
KPK Sebut Pemerasan Pengurusan RPTKA Sudah Terjadi Sejak Hanif Dhakiri Jabat Menaker
-
Kuasa Hukum Pastikan Gus Yaqut Akan Penuhi Panggilan KPK Hari Ini
-
Pagi Mencekam di Pejaten Timur: Saat Luapan Ciliwung Nyaris Tenggelamkan Pemukiman
-
Menteri PPPA Tegaskan Kasus 'Sewa Pacar' di Tasikmalaya Bukan Hiburan, Tapi Child Grooming
-
Terkuak! Ini Alasan Mabes Polri Nonaktifkan Kapolresta Sleman Buntut Kasus Hogi Minaya