Suara.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada YT (28), oknum guru asal Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota dalam sidang putusan yang dibacakan pada Rabu (2/10/2019).
Majelis hakim memutuskan YT terbukti bersalah mencabuli dengan cara menyodomi 12 muridnya sejak tahun 2017 hingga terungkap pada Maret 2019 lalu.
Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh, Indah Wastukencana ini menjatuhkan vonis lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 15 tahun penjara.
Tingginya vonis dibandingkan JPU, dikarenakan tidak ada hal yang meringankan YT selama persidangan. Ditambah lagi, pencabulan yang dilakukan YT terhadap para korban di bawah tekanan dan status YT sebagai seorang guru agama.
Menanggapi putusan hakim tersebut, YT yang didampingi oleh penasehat hukumnya, Nuril hidayati SH menyatakan pikir-pikir.
“Kami belum bisa menanggapi putusan hakim sekarang. Untuk saat ini kami pikir-pikir dahulu,” ucap Nuril dilansir dari Covesia.com (jaringan Suara.com), Kamis (3/10/2019).
Sebelumnya, aksi yang dilakukan YT sempat menghebohkan warga Kabupaten Limapuluh Kota. Guru SD ini hampir saja diamuk massa setelah ketahuan mencabuli belasan siswanya. Bahkan korban YT juga sudah ada yang duduk di bangku SMP dan SMA.
Terungkap kelakuan cabul YT ini bermula dari candaan korban yang masih SD dengan temannya yang tengah asyik bermain di salah satu tempat PS atau play station.
Dalam candaan tersebut, para korban saling menertawakan teman-temannya yang pernah disodomi oleh YT. Penjaga PS yang mendengar candaan tersebut pun memanggil salah seorang korban dan menanya serius perihal candaan tersebut. Dengan polos, korban pun menjawab seluruh pertanyaan penjaga PS itu dengan jujur.
Baca Juga: Pakai Kain Sarung Tanpa Celana Dalam, Pria Ini Cabuli Anaknya yang Tertidur
Mendapati informasi tersebut, penjaga PS langsung memberitahu orang tua para korban. Kemudian informasi ini berkembang dengan cepat ke telinga masyarakat.
Sampai pada akhirnya, rumah YT yang juga berada di lingkungan sekolah tempatnya mengajar dikepung oleh warga yang marah. Beruntung informasi pengepungan ini cepat didengar oleh aparat kepolisian dan berhasil mengamankan YT dari amukan warga.
Berita Terkait
-
Iming-iming Nilai Bagus, Guru SMP di Jambi Cabuli 23 Siswa Selama 7 Tahun
-
Keji, 10 Siswi Dicabuli Pak Guru saat Kemah Pramuka
-
Bongkar Makam Bocah di Bogor, Polisi Ungkap Kasus Sodomi
-
Siswa SMP Disodomi Residivis Setelah Cuci Daging Ayam di Kali
-
Disoal KPAI, Yasonna Sebut Grasi Jokowi ke Predator Anak Alasan Kemanusiaan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing