Suara.com - Pilihan mundur dari PAN bukan diambil Faldo Maldini tanpa pertimbangan. Ia memutuskan hengkang lantaran keinginannya mencalonkan diri menjadi kepala daerah dengan kendaraan partai politik lain.
Faldo mengakui ada partai politik yang mendukung pencalonannya sebagai kepala daerah. Meski tak menyebut secara gamblang apa partai dan di mana wilayah pencalonannya, namun santer tersiar Partai Solidaritas Indonesia atau PSI lah yang mendorong Faldo Malidi maju di Pilkada di Sumatra Barat.
Hal itu diketahui setelah sebuah iklan di harian lokal Sumatra Barat tiba-tiba menjadi sorotan pada September lalu. Dalam iklan tersebut menyandingkan foto Faldo Maldini dengan partai lain yakni PSI.
Tampak dalam iklan bewarna tersebut tertulis nama Faldo Maldini dan logo PSI, serta sebuah kalimat dalam bahasa Minang 'Sumangaik Baru'. Huruf 'sum' dan 'bar' pada kalimat tersebut bahkan sampai dipertegas dengan warna merah untuk dibaca menjadi satu kata baru 'Sumbar' atau Sumatra Barat.
"Pilihan ini saya ambil untuk menghindari kegaduhan setelah adanya dukungan dari partai politik lain kepada saya untuk mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah. Saya tidak ingin nantinya ada anggapan bahwa saya memicu kegaduhan. Apalagi, banyak agenda besar PAN yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, tentunya butuh keharmonisan dalam internal organisasi," tulis Faldo dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (6/10/2019).
Faldo mengatakan pengunduran diri dari PAN juga dilakukan karena ia ingin fokus dalam proses pemilihan kepada daerah.
"Selain itu, saya juga ingin fokus dalam proses pencalonan kepala daerah sebagaimana yang sudah diatur mekanismenya oleh undang-undang. Saya tidak ingin niatan untuk memperbesar ladang amal dan pengabdian ini, malah membuat saya tidak dapat menjalankan tugas-tugas yang sudah diberikan dan diputuskan oleh pimpinan PAN secara optimal," tuturnya.
Diketahui, Faldo Maldini resmi mengundurkan diri dari PAN, partai yang membesarkam namanya hingga ia menempati posisi wakil sekretaris jenderal. Pengunduran diri Faldo diketahui melalui surat pernyataan dirinya per tanggal 3 Oktober 2019.
Dalam surat yang ditandatangani politikus muda itu, Faldo mengungkapkan bahwa keluarnya ia dari PAN sudah melalui pertimbangan yang matang. Ia bahkan mengaku sampai harus menemui Ketua Umum Zulkifli Hasan hingga Sekjen Eddy Soeparno beberapa kali sebelum akhirnya hengkang.
Baca Juga: Resmi Mundur dari PAN, Ini Alasan Faldo Maldini
"Saya menyatakan secara resmi mengundurkan diri Partai Amanat Nasional, setelah dua kali berkonsultasi dengan Ketua Umum PAN Bapak Zulkifli Hasan dan tiga kali berdiskusi dengan Sekretaris Jenderal PAN Bapak Eddy Soeparno," tulis Faldo dalam suratnya, dikutip Suara.com, Minggu (6/10/2019).
Berita Terkait
-
Resmi Mundur dari PAN, Ini Alasan Faldo Maldini
-
Tinggalkan Partai Amien Rais, Faldo Maldini Salaman Menunduk ke Sekjen PAN
-
Fakta Bambang Soesatyo, Koleksi Mobil Mewah hingga Penguasa Parlemen
-
PAN Pilih Oposisi Konstruktif di Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf
-
Kritik Proyek Antivirus Pemprov Rp 12 Miliar, PSI: Kita Sewa Rp 200 Juta
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar