Suara.com - Faldo Maldini diketahui akhirnya benar-benar keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN) usai santer dikabarkan pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak beberapa pekan terakhir.
Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno kemudian menuliskan sebuah cuitan yang menggambarkan perpisahannya dengan Faldo dari PAN. Melalui akun Twitter @eddy_soeparno, Eddy turut mengunggah foto dirinya bersama faldo.
Dalam foto tersebut terlihat Faldo yang membungkukkan diri sambil menyalami tanggan Eddy.
"Tidak ada kata "pamit" di dunia politik. Yang ada hanya "sampai jumpa" di lain tempat dan waktu," tulis Eddy pada Sabtu (5/10/2019) seperti dikutip Suara.com.
Foto tersebut seolah menggambarkan hubungan antara keduanya. Sebagaimana yang pernah diakui oleh Eddy bahwa dirinya telah bersedia sejak awal menjadi pembimbing dan mentor bagi Faldo Maldini di PAN, khususnya di bidang manajemen kepartaian, manajemen konflik dan human development skills.
Sebelumnya kabar kepindahan Faldo diketahui melalui sebuah iklan di harian lokal Sumatra Barat. Dalam iklan tersebut menyandingkan foto Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Faldo Maldini dengan partai lain yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Faldo Maldini, buka suara soal isu kepindahannya ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Faldo hanya meminta masyarakat mendoakan yang baik pada karir politiknya ke depan.
Menurut Faldo PSI adalah partai yang berpihak dengan kaum muda. Ia mengatakan soal ke partai mana ia akan berlabuh sudah ditentukan dalam lauhul mahfudz atau catatan kejadian di alam semesta.
"Terkait saya semuanya sudah tertulis di lauhul mahfudz, saya tinggal menjalankan tolong doakan saja," ujar Faldo di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).
Baca Juga: Jawab Isu Pindah ke PSI, Faldo Maldini: Tolong Doakan Saja
Faldo kemudian mengklarifikasi soal gambar di salah satu koran lokal yang menyebut Faldo akan maju di pemilihan Gubernur Sumatera Barat dengan lambang PSI. Menurutnya partai yang diketuai Grace Natalie itu mendukung dirinya sebagai kaum muda yang maju sebagai gubernur.
"Gini lho, ada orang yang dukung kita untuk pilkada masa kita tolak, kan PSI mendukung, tapi PSI di sana (Sumatera Barat)," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Fakta Bambang Soesatyo, Koleksi Mobil Mewah hingga Penguasa Parlemen
-
PAN Pilih Oposisi Konstruktif di Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf
-
Kritik Proyek Antivirus Pemprov Rp 12 Miliar, PSI: Kita Sewa Rp 200 Juta
-
Anggota DPRD DKI Sering Telat Rapat, Uang Rakyat Hilang Rp 40 Juta Per Jam
-
Selain PAN, Gerindra, Golkar dan PKB Juga Incar Kursi Ketua MPR
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran