Suara.com - Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang saat diundang dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (15/10/2019) menyampaikan bahwa ada lebih dari 40 persen warganet yang tidak percaya dengan kasus penusukan Menkopolhukam Wiranto.
Penelitian itu dilakukan pada Twitter. Dalam 3 hari ada lebih dari 90 ribu percakapan dari 26 ribu akun yang membahas kasus penusukan Wiranto.
Sebanyak 82 persen yang merespon kasus penusukan Wiranto adalah kaum milenial, menurut penjelasan Rustika. Warganet yang mempertanyakan kebenaran kasus penyerangan Wiranto mengalami peningkatan setelah kejadian.
"Ada perubahan antara reaksi netizen pada saat kejadian (penyerangan Wiranto) dan dua hari setelah kejadian," ujar Rustika.
Menurut penjelasannya, saat kejadian 58,4 persen warganet mengetahui kabar penusukan Wiranto dari informasi yang berkembang di media. Lalu 15,58 persen warganet empati ke Wiranto. Sementara 18,8 persen mempertanyakan kebenarannya.
"2 hari kemudian isunya berubah, dimana mereka yang mempertanyakan naik menjadi 44,03 persen. Sementara mereka yang netral turun 29,1 persen. Sementara mereka yang meyakinkan ini bukan rekayasa ada sebesar 26,8 persen," ungkap Rustika menjelaskan hasil penelitiannya.
Warganet yang kontra dengan kasus penusukan Wiranto ini sebenarnya masih meragukan kebenaran kejadian tersebut. Di sisi lain, mereka yang pro justru mengecam warganet yang tidak percaya dengan kasus penusukan Wiranto.
Rustika menyebut ada beberapa isu yang membuat warganet kemudian tidak percaya dengan kasus penusukan tersebut. Salah satunya, sikap pemerintah yang dianggap lebih peduli kepada Wiranto daripada korban Wamena dan aksi demo mahasiswa.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto ditusuk oleh dua orang di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Baca Juga: Sambangi Istana, Pimpinan MPR Lapor Persiapan Pelantikan ke Jokowi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut, tersangka laki-laki bernama Syahril Alamsyah atau Abu Rara terpapar paham ISIS. Pelaku kedua merupakan istri Shayril, Fitri Andariana.
Wiranto ditusuk saat hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi.
Menteri di kabinet Jokowi ini tiba-tiba ditusuk orang tidak dikenal dari arah samping saat baru keluar dari mobil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada